Page 350 - Tata Kelola Pemilu di Indonesia
P. 350

Tahapan pemeriksaan kelengkapan Permohonan Pemohon dan Perbaikan
           Kelengkapan  Permohonan  Pemohon  dikecualikan  terhadap  penanganan
           PHP Presiden dan Wakil Presiden.


           Dibandingkan  PHPU  Pemilu  2014,  secara  umum  prosedur/proses
           penanganan  penyelesaian  sengketa  hasil  Pemilu  2014  dan  Pemilu  2019
           tidak banyak perbedaan. Hanya regulasinya saja yang berbeda. Pada Pemilu
           2014,  pengaturan  untuk  PHPU  Legislatif  dan  PHPU  Presiden  dan  Wakil
           Presiden masih didasarkan pada UU yang berbeda. PHPU DPR, DPD, DPRD
           Pemilu 2019 diatur oleh UU No. 8 Tahun 2012 tentang Pemilu DPR, DPD,
           dan DPRD; UU No. 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu; Peraturan
           MK (PMK) No. 1 Tahun 2014 jo PMK No. 3 Tahun 2014 tentang Pedoman
           Beracara dalam PHPU Anggota DPR, DPD dan DPRD. Untuk PHPU Presiden
           dan  Wakil  Presiden  2014  diatur dalam UU No.  42/2008,  UU  No.  8/2011
           tentang Mahkamah Konstitusi dan PMK 4 Tahun 2014 tentang Pedoman
           Beracara dalam PHPU Presiden dan Wakil Presiden.


           Sementara untuk sengketa hasil Pemilu 2019 karena pemilunya serentak
           Presiden  dan  Wakil  Presiden  serta  DPR,  DPD,  DPRD  maka  diatur  dalam
           Undang-Undang  yang  sama,  yaitu  UU  Pemilu;   PMK  No.  2  Tahun  2018
           tentang  Tata  Beracara dalam  PHPU Anggota  DPR  dan  DPRD;  PMK  No.  3
           Tahun 2018 tentang Tata Beracara dalam PHPU Anggota DPD, dan PMK No.
           6  Tahun  2018  tentang  Pedoman  Penyusunan  Permohonan  Pemohon,
           Jawaban  Termohon,  Keterangan  Pihak  Terkait  dan  Keterangan  Bawaslu
           dalam Perkara PHPU Anggota DPD, DPD, dan DPRD serta Presiden dan Wakil
           Presiden.

           Oleh karena Pemilu 2019 ini dilaksanakan serentak, sidang sengketa hasil
           Pemilu  Presiden  dan  Wakil  Presiden  diselesaikan  terlebih  dahulu.
           Dilanjutkan dengan sidang sengketa hasil Pemilu DPR, DPD, DPRD. Selain
           jangka  waktu  penyelesaian  sengketa  hasil  Pemilu  Presiden  dan  Wakil
           Presiden relatif lebih singkat dibandingkan sengketa hasil Pemilu DPR, DPD,
           DPRD, juga asumsi kontestasi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden ini lebih
           tajam secara politik ketimbang Pemilu DPR, DPD, DPRD. Berbeda dengan
           Pemilu  2014,  sidang  sengketa hasil  Pemilu  DPR,  DPD,  DPRD diselesaikan
           terlebih  dahulu.  Dilanjutkan  penyelesaian  sidang  sengketa  hasil  Pemilu
           Presiden  dan  Wakil  Presiden.  Ini  karena  Pemilu  DPR,  DPD,  DPRD



    334     BAB 7 – PENEGAKAN HUKUM DAN PENYELESAIAN SENGKETA PEMILU
   345   346   347   348   349   350   351   352   353   354   355