Page 171 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2021
P. 171
Judul Buruh akan gelar aksi unjuk rasa besar-besaran pekan depan, apa saja
tuntutannya?
Nama Media kontan.co.id
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://nasional.kontan.co.id/news/buruh-akan-gelar-aksi-unjuk-rasa-
besar-besaran-pekan-depan-apa-saja-tuntutannya
Jurnalis Lidya Yuniartha
Tanggal 2021-04-05 13:50:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Said Iqbal (ketua KSPI) Mengapa kita perlu melakukan aksi 1 hari menjelang puasa,
karena pandemi Covid-19 tidak memungkinkan aksi terus menerus dalam menyuarakan
kepentingan buruh
negative - Airlangga Hartarto (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia) Menko
Perekonomian mengatakan sudah saatnya tahun ini pengusaha diminta untuk membayar THR
kepada buruh secara penuh, tidak lagi dicicil, karena beliau juga mengatakan bahwa pemerintah
sudah memberikan stimulus-stimulus dan bahkan sudah memberikan relaksasi
negative - Airlangga Hartarto (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia) Sangat
meluas aksi yang kami rencanakan di 12 April, dari sisi jumlah yang mengikuti aksi puluhan ribu
orang, dari sisi jumlah perusahaan ada 1.000-an, dari sisi sebaran provinsi ada 20 provinsi, dan
dari sebaran kabupaten/kota lebih dari 150 kabupaten/kota
negative - Said Iqbal (ketua KSPI) Ukurannya adalah pagar pabrik, begitu dia masuk pagar pabrik
itu sudah berlaku protokol kesehatan di pabrik-pabrik dan perusahaan masing-masing. dengan
demikian tidak ada pelarangan ketika para buruh menggunakan hak konstitusionalnya, dengan
didahului pemberitahuan ke pihak kepolisian, bahwa akan ada aksi 12 April
negative - Said Iqbal (ketua KSPI) Kita tidak akan melanggar ketentuan-ketentuan satgas covid-
19 dan aparat keamanan
Ringkasan
Para serikat buruh akan menggelar aksi unjuk rasa yang melibatkan puluhan ribu buruh di lebih
dari 20 provinsi pada Senin (12/4)."Mengapa kita perlu melakukan aksi 1 hari menjelang puasa,
karena p andemi Covid-19 tidak memungkinkan aksi terus menerus dalam menyuarakan
kepentingan buruh," ujar Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam
konferensi pers, Senin (5/4).
170

