Page 49 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 OKTOBER 2020
P. 49

Judul               Nasib Kontrak Kerja Buruh Usai Omnibus Law Disahkan
                Nama Media          cnnindonesia.com
                Newstrend           Omnibus Law
                Halaman/URL         https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201005193459-32-
                                    554665/nasib-kontrak-kerja-buruh-usai-omnibus-law-disahkan
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2020-10-06 06:24:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Dirjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              negative  -  Said  Iqbal  (Presiden  Konfederasi  Serikat  Pekerja  Indonesia)  PKWT  atau  kontrak
              seumur hidup tidak ada batas waktu kontrak

              neutral - Dini Shanti Purwono (Staf Khusus Presiden Bidang Hukum) Di lapangan, buruh justru
              dirugikan karena  mereka  dikontrak  7-8 tahun. Biasanya  kasih  jeda  sebentar  kemudian  kasih
              kontrak baru



              Ringkasan

              Ketentuan soal Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dalam Undang-undang (UU)  Omnibus
              Law  Cipta Kerja berpotensi membuat pekerja dikontrak seumur hidup.  Pasal 56 draf RUU itu
              menyebut PKWT didasarkan atas jangka waktu atau selesainya suatu pekerjaan tertentu. Jangka
              waktu atau selesainya suatu pekerjaan tertentu ini didasarkan pada perjanjian kerja yang diatur
              dengan Peraturan Pemerintah (PP).

              Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyatakan aturan tersebut
              berpotensi membuat pekerja atau buruh menjalani kontrak seumur hidup.  Staf Khusus Presiden
              Bidang Hukum Dini Shanti Purwono pada Februari lalu mengungkapkan bahwa aturan itu justru
              memberi kepastian pada pekerja yang selama ini berstatus kontrak.



              NASIB KONTRAK KERJA BURUH USAI OMNIBUS LAW DISAHKAN

              Ketentuan soal Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dalam Undang-undang (UU)  Omnibus
              Law  Cipta Kerja berpotensi membuat pekerja dikontrak seumur hidup. Pasal 56 draf RUU itu
              menyebut PKWT didasarkan atas jangka waktu atau selesainya suatu pekerjaan tertentu. Jangka
              waktu atau selesainya suatu pekerjaan tertentu ini didasarkan pada perjanjian kerja yang diatur
              dengan Peraturan Pemerintah (PP).

              Ketentuan ini berbeda dengan aturan dalam UU Ketenagakerjaan yang mengatur PKWT dibatasi
              paling  lama  tiga  tahun.  Presiden  Konfederasi  Serikat  Pekerja  Indonesia  (KSPI)  Said  Iqbal
                                                           48
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54