Page 792 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 OKTOBER 2020
P. 792

"Omnibus Law RUU Cipta Kerja sejak awal sudah kami tolak karena berdasarkan kajian kami
              bahwa isinya telah mendegradasi nilai kesejahteraan dan nilai perlindungan bagi pekerja/buruh
              sebagaimana  yang  ada  dalam  UU  13  tahun  2003,"  tegas  Ketua  DPW  KSPN  Jateng,  Nanang
              Setyono, Senin (5/10/2020).

              "Di tengah pandemi COVID-19 yang penularannya semakin tinggi dan butuh perhatian serius
              tapi justru DPR RI mengambil kesempatan dan memanfaatkan kondisi ini untuk terus membahas
              dan mempercepat pengesahan RUU cipta kerja," ungkapnya.

              "Sesuai informasi yang kami dapat, RUU cipta kerja akan disahkan DPR RI pada 5 Oktober 2020,
              jika hal itu benar dan isinya masih seperti draf awal atau sudah berubah tapi substansinya tetep
              mendegradasi  nilai  perlindungan  dan  nilai kesejahteraan  bagi  buruh  maka  kami  menyatakan
              keprihatinan atas nasib buruh di masa depan," tandas Nanang.

              Ia menegaskan bahwa DPW KSPN Jateng mengecam atas kebijakan DPR RI yang mengabaikan
              aspirasi rakyat (buruh) seluruh indonesia. (vit).



























































                                                           791
   787   788   789   790   791   792   793   794   795   796   797