Page 790 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 OKTOBER 2020
P. 790

Pemerintahan periode kedua  Presiden Joko Widodo (Jokowi)  sudah berjalan hampir satu tahun.
              Di tengah ancaman pandemi Covid-19 yang menjadi masalah utama, tingkat kepuasan publik
              terhadap Presiden Jokowi ternyata masih cukup tinggi.

              "Selama setahun periode kedua Jokowi, kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden masih
              menjulang tinggi hingga mencapai 64,7%," ungkap Direktur Eksekutif Voxpopuli Research Center
              Dika Moehamad dalam keterangan tertulis kepada pers di Jakarta, pada Senin (5/10/2020).

              Yang ironis, Dika mencontohkan, peran Terawan yang seharusnya menjadi sentral dalam krisis
              kesehatan dinilai tidak optimal. Upaya mengendalikan Covid-19 dilakukan oleh Gugus Tugas atau
              kini berubah menjadi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPEN).
              "Sementara itu masuknya Nadiem yang sukses membangun start-up berstatus unicorn masih
              dipertanyakan kinerjanya. Publik menilai belum ada gebrakan berarti, terlebih di tengah kegiatan
              sekolah yang terhenti dan kesulitan masyarakat untuk pembelajaran daring," jelas Dika.

              Sedangkan  Edhy  Prabowo  dikenal  kontroversinya  dengan  mengizinkan  ekspor  lobster  dan
              lembek dalam mengatasi illegal fishing. Menurut Dika, keputusan Edhy membalikkan kebijakan
              keras menteri sebelumnya dinilai publik sebagai keputusan yang tidak tepat.

              Menteri-menteri  lain  yang  dinilai  buruk  adalah  Menteri  Agama  Fachrul  Razi  0,8%,  Menteri
              Koperasi  dan  UKM  Teten  Masduki  0,5%,  Menteri  Pariwisata  Wishnutama  0,4%,  dan  Menteri
              Tenaga Kerja Ida Fauziah 0,3%.

              Lalu ada Menteri Sosial Juliani P Batubara 0,3% dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan
              Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati 0,2%. Selebihnya masih ada sejumlah nama
              lain  yang  hanya  dinilai  0,1%  dan  tidak  tahu/tidak  menjawab  3,0%.  "Sebaliknya,  sejumlah
              menteri dinilai berkinerja terbaik, yaitu Menteri Keuangan Sri Mulyani 25,3%, Menteri BUMN
              Erick Thohir 18,8%, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno 13,0%," papar Dika.

              Jelang setahun pemerintahan periode kedua, Jokowi sebaiknya mengevaluasi kabinet. Terkait
              hal ini, sebanyak 72,8% public setuju dilakukan reshuffle kabinet terhadap menteri-menteri yang
              kinerjanya buruk. Hanya 22,3% yang tidak setuju, dan 4,9% yang tidak tahu/tidak jawab.

              Survei  Voxpopuli  Research  Center  dilakukan  pada  11-20  September  2020,  melalui  telepon
              kepada 1.200 responden yang diambil secara acak dari survei sebelumnya sejak 2019. Margin
              of error survei sebesar +-2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

              (cip).


























                                                           789
   785   786   787   788   789   790   791   792   793   794   795