Page 826 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 OKTOBER 2020
P. 826

Dalam pasal 81, pekerja wanita dalam masa haid juga bisa diberikan hak cuti pada hari pertama
              dan kedua saat haid datang.
              "Pekerja/buruh perempuan yang dalam masa haid merasakan sakit dan memberitahukan kepada
              pengusaha, tidak wajib bekerja pada hari pertama dan kedua pada waktu haid," bunyi ayat (1)
              pasal 81.

              Hak mengajukan cuti saat menstruasi, masuk dalam perjanjian kerja, sehingga perusahaan tak
              bisa menolak pengajuan cuti datang bulan dari pekerjanya.

              "  Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dalam perjanjian kerja,
              peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama  ," bunyi ayat (2) UU tersebut.

              Dengan dasar UU Nomor 13 Tahun 2003, jelas tertera bahwa hak cuti selama menstruasi dimiliki
              pekerja wanita setiap bulannya selama satu sampai dua hari yang tertuang dalam perjanjian
              bersama atau PKB yang sifatnya mengikat kedua belah pihak.

              .



























































                                                           825
   821   822   823   824   825   826   827   828   829   830   831