Page 847 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 OKTOBER 2020
P. 847
Judul RUU Cipta Kerja Diyakini Bisa Menyelesaikan Peraturan Tumpang
Tindih
Nama Media jpnn.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://www.jpnn.com/news/ruu-cipta-kerja-diyakini-bisa-
menyelesaikan-peraturan-tumpang-tindih
Jurnalis natalia
Tanggal 2020-10-05 04:59:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - FX Sugiyanto (pengamat ekonomi Universitas Diponegoro) Saya banyak menemui
hambatan bagi dunia usaha, terutama di daerah yang tidak bisa berjalan akibat terbentur
regulasi. RUU ini diharapkan mampu mengefektifkan regulasi dunia usaha agar perekonomian
bisa berjalan dengan efektif
negative - FX Sugiyanto (pengamat ekonomi Universitas Diponegoro) menolong
negative - FX Sugiyanto (pengamat ekonomi Universitas Diponegoro) menolong perekonomian
Indonesia yang menurun karena Covid-19. Kalau dilihat, Omnibuslaw ini dibuat sebelum
pandemi. Jadi sebenarnya RUU ini dibutuhkan. Apalagi saat ini pandemi, jadi menurut saya tidak
ada salahnya segera disahkan guna mempercepat pemulihan ekonomi
Ringkasan
Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja alias Omnibus Law diyakini akan memperbaiki sejumlah
peraturan yang tumpang tindih. Sinkronisasi peraturan ini diharapkan akan mendukung upaya
pemulihan ekonomi.
Hal ini disampaikan oleh pengamat ekonomi Universitas Diponegoro Prof Dr FX Sugiyanto. Dia
menilai RUU Cipta Kerja diperlukan untuk mempermudah investasi yang akhirnya membuka
lapangan pekerjaan.
RUU CIPTA KERJA DIYAKINI BISA MENYELESAIKAN PERATURAN TUMPANG
TINDIH
Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja alias Omnibus Law diyakini akan memperbaiki sejumlah
peraturan yang tumpang tindih. Sinkronisasi peraturan ini diharapkan akan mendukung upaya
pemulihan ekonomi.
846

