Page 520 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 OKTOBER 2020
P. 520

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy menyebut, personel yang diterjunkan sebanyak 964 aparat
              gabungan  dalam  rangka  mengamankan  aksi  demo  di  berbagai  titik  Pusat  Pemerintahan,
              perusahaan dan tempat-tempat publik lainnya.

              "Menyikapi  adanya  rencana  aksi  demo  penolakan    UU  Cipta  Kerja    ,  mulai  hari  ini  aparat
              melaksanakan  kegiatan  pengamanan  dalam  rangka  menjaga  serta  menjamin  keselamatan
              masyarakat sekitar maupun bagi para buruh yang akan melaksanakan unjuk rasa," kata Roland
              lewat keterangan tertulis kepada Kompas.com, Rabu.

              Kegiatan pengamanan yang dilakukan oleh jajaran personil Polres Bogor, TNI, Dishub, Satpol-
              PP dan BKO Brimob meliputi orang, benda dan lokasi yang dijadikan sebagai tempat berorasi
              atau unjuk rasa.

              "Objek atau sasaran pengamanan yang kami lakukan meliputi orang yaitu peserta unjuk rasa,
              masyarakat    sekitar,  benda  yaitu  fasilitas   sarana    prasarana   publik   atau   milik
              perorangan/perusahaan, dan objek pengamanan di lokasi yang dijadikan tempat Unjuk rasa,"
              ungkap dia.

              Roland menjelaskan bahwa berdasarkan data monitoring yang sudah diterima aparat, terdapat
              125 perusahan di Kabupaten Bogor yang berencana melakukan demo penolakan omnibus law
              UU Cipta Kerja dan mengancam akan mogok kerja.
              Oleh sebab itu, jajaran Polres Bogor mengantisipasi serta menyiapkan rencana pengamanan itu
              semua, dengan pola pengamanan terpadu antara Polri, TNI, Dishub dan Satpol-PP yang terbagi
              dalam 3 rancangan Satgas yaitu, Satgas Pre emtif, Satgas Preventif dan Satgas Represif.

              "Kami  mengimbau  kepada  seluruh  warga  yang  melakukan  aksi  untuk  tetap  melaksanakan
              protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19," jelas dia.

              Seperti diketahui, aksi unjuk rasa dilakukan ribuan buruh di sejumlah titik lokasi meliputi wilayah
              Gunung Putri, Sentul, Citeureup dan Ciawi.

              Ribuan buruh turun ke jalan sambil membawa spanduk dan poster yang bertuliskan beragam
              penolakan UU Cipta Kerja.

              Selain  di  Kabupaten  Bogor,  buruh  di  Kota  Bogor  juga  tegas  menolak  dan  mengancam  akan
              melakukan mogok kerja apabila tidak ada respons dari para wakil rakyat di DPR.

              Para buruh ini menilai, selama ini DPR telah membohongi mereka lewat pengesahan UU tersebut
              di tengah ketidakpastian Covid-19..

























                                                           519
   515   516   517   518   519   520   521   522   523   524   525