Page 516 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 OKTOBER 2020
P. 516

Hanya dua fraksi yang diketahui menolaknya yaitu Fraksi PKS dan Fraksi Demokrat.

              Rencana itu kemudian mendapat respons dari kelompok buruh. Mereka berencana menggelar
              aksi pada 6-8 Oktober untuk menolak pengesahan RUU Cipta Kerja.

              Namun,  DPR  tak  berhenti  berakrobat.  Senin,  sekitar  pukul  12.00  WIB,  para  anggota  Badan
              Musyawarah DPR mendapat undangan rapat dadakan untuk mengikuti rapat Bamus pukul 12.30
              WIB.

              "Anggota banyak yang kaget. Saya di fraksi pun merasa ini sangat mendadak," kata Sekretaris
              Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR Ledia Hanifa, seperti dilansir dari  Kompas.id.

              Dalam rapat Bamus DPR yang dihadiri pimpinan fraksi dan alat kelengkapan DPR tersebut, Wakil
              Ketua DPR dari Fraksi Partai Golkar Azis Syamsuddin tiba-tiba menyampaikan agenda percepatan
              penutupan masa persidangan DPR I periode 2020/2021 dalam Rapat Paripurna DPR yang akan
              digelar Senin sore.

              Di jadwal semula, rapat paripurna penutupan masa sidang baru akan digelar 8 Oktober.

              Percepatan ini dilakukan karena saat ini banyak anggota DPR, tenaga ahli, dan anggota staf yang
              positif Covid-19.

              "Jadi, pilihannya saat itu, DPR lockdown (ditutup) atau percepat rapat paripurna penutupan masa
              sidang sehingga anggota DPR reses ke daerah masing-masing," ujar anggota DPR dari Fraksi
              PKS, Amin AK, menceritakan suasana rapat Bamus.

              Dengan percepatan itu, pengesahan RUU Cipta Kerja yang semula dijadwalkan pada 8 Oktober
              turut dipercepat mengikuti jadwal rapat paripurna pada Senin sore.












































                                                           515
   511   512   513   514   515   516   517   518   519   520   521