Page 513 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 OKTOBER 2020
P. 513

negative  -  Amin  AK  (anggota  DPR)  Jadi,  pilihannya  saat  itu,  DPR  lockdown  (ditutup)  atau
              percepat  rapat  paripurna  penutupan  masa  sidang  sehingga  anggota  DPR  reses  ke  daerah
              masing-masing



              Ringkasan

              Pengesahan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang oleh DPR, Senin
              (5/10/2020) lalu, mendapat sorotan dari banyak pihak. Sebab, pembahasan regulasi baru ini
              berjalan singkat.

              Jika dihitung sejak draf RUU diserahkan pemerintah ke DPR, maka hanya butuh waktu delapan
              bulan hingga RUU ini disahkan. Namun, jika dihitung sejak dimulainya masa pembahasan RUU
              ini, maka hanya memakan waktu enam bulan.


              SAAT JOKOWI IKUT BERPERAN DIKEBUTNYA PENGESAHAN UU CIPTA KERJA...

              Pengesahan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang oleh DPR, Senin
              (5/10/2020) lalu, mendapat sorotan dari banyak pihak. Sebab, pembahasan regulasi baru ini
              berjalan singkat.
              Jika dihitung sejak draf RUU diserahkan pemerintah ke DPR, maka hanya butuh waktu delapan
              bulan hingga RUU ini disahkan. Namun, jika dihitung sejak dimulainya masa pembahasan RUU
              ini, maka hanya memakan waktu enam bulan.

              Diketahui, draf  RUU Cipta Kerja  diserahkan ke  DPR  oleh pemerintah pada Februari 2020 dan
              baru mulai dibahas pada 20 April 2020.

              Dikebutnya pembahasan RUU ini pun diakui oleh Ketua Badan Legislasi DPR Supratman Andi
              Agtas.

              Ia mengatakan anggota DPR bahkan sengaja bekerja 7x24 jam hingga menggunakan waktu
              reses untuk merampungkan pembahasan RUU ini.
              Total, ada 64 kali rapat antara pemerintah dan DPR hingga akhirnya pembahasan beleid tersebut
              rampung. Ini terdiri atas 56 kali rapat panitia kerja dan enam kali rapat tim perumus atau tim
              sinkronisasi.

              "Dilakukan mulai hari Senin sampai dengan Minggu, dimulai dari pagi hingga malam dini hari,
              bahkan  masa  reses  pun  tetap  melaksanakan  rapat  baik  di  dalam  maupun  luar  gedung  atas
              persetujuan pimpinan DPR," kata Supratman saat membacakan laporan dalam Rapat Paripurna
              DPR  beragendakan  pengesahan  RUU  Cipta  Kerja  yang  disiarkan    Kompas  TV    ,  Senin
              (5/10/2020).

              Perlu diketahui bahwa bukan hanya DPR yang mengebut pembahasan RUU ini. Namun, Presiden
              Joko Widodo  turut memiliki andil di dalam cepatnya pembahasan produk legislasi tersebut.

              Awalnya,  Presiden  Jokowi  mengajak  DPR  untuk  membuat  dua  undang-undang  besar  saat
              berpidato di hadapan anggota DPR usai dilantik untuk periode kedua.

              "Pertama,  Undang-Undang  Cipta  Lapangan  Kerja.  Kedua,  Undang-Undang  Pemberdayaan
              UMKM," kata Jokowi di Gedung Parlemen, pada 20 Oktober 2019 lalu.




                                                           512
   508   509   510   511   512   513   514   515   516   517   518