Page 509 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 OKTOBER 2020
P. 509
Sementara itu. puluhan investor global mengkritik pengesahan UU Ciptaker. Kalangan investor
memperingatkan Pemerintah Indonesia bahwa pengesahan UU Ciptaker berpotensi merusak
lingkungan, khususnya hutan.
Dilansir dari Reuters, Selasa (6/10), sebanyak 35 investor mengungkapkan keprihatinan mereka
lewat surat terbuka kepada pemerintah Indonesia.
Ke-35 investor itu disebut mengelola dana hingga USS4.1 triliun. Di dalamnya terdapat lembaga
investasi Aviva Investors, Legal & General Investment Management. Church of England Pcnsions
Board, Robcco, hingga Sumitomo Mitsui Trust Assct Management.
"Meskipun kami menyadari perlunya reformasi hukum bisnis di Indonesia, kami memiliki
kekhawatiran tentang dampak negatif dari langkah-langkah perlindungan lingkungan yang
dipengaruhi Omnibus Law Cipta Kerja," kata Peter Van der Werf, perwakilan dari Robeco, dalam
keterangannya.
Silakan Gugat
Terpisah, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mempersilakan publik mengajukan gugatan ke MK
apabila ada substansi yang dinilai kurang tepat.
"Substansi-substansinya kan bisa diajukan ke Mahkamah Konstitusi kalau memang ada hal-hal
yang memang kurang tepat. Pokoknya prinsipnya kita akan akomodasi." kala Azis di Jakarta,
Selasa (6/10).
Azis memastikan akan mengakomodasi masukan-masukan terkait UU Ciptaker yang baru
disahkan. Namun dia menyebut ada mekanisme yang harus diikuti.
Omnibus Law Ciptaker dibentuk pemerintah untuk memudahkan investasi masuk ke Indonesia.
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan aturan ini bisa mengurangi
masalah yang menghambat investasi.
"RUU Cipta Kerja akan mendorong reformasi regulasi dan debirokratisasi, sehingga pelayanan
pemerintahan akan lebih efisien, mudah, dan pasti, dengan adanya penerapan norma," ujar
Airlangga dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
Terpisah, Anggota Tim Asistensi Menko Perekonomian Raden Pardede mengatakan pemerintah
menargetkan implementasi UU Omnibus Law Ciptaker pada tahun 2020 ini. Saat ini, kata Raden,
pemerintah sedang menyusun aturan turunannya berupa peraturan pemerintah (PP).
"Akan berlaku sesudah peraturan pemerintah untuk implementasi selesai. Ditargetkan tahun ini,"
kata Raden.
Sementara itu, Staf Khusus Menko Perekonomian Reza Yamora Siregar mengatakan saat ini
pemerintah mau memulai proses sosialisasi UU Omnibus Law Ciptaker kepada seluruh
stakeholder.
Sentimen Positif
Langkah DPR merestui RUU Ciptaker menjadi UU memberi sentimen positif bagi pasar modal.
Hal itu ditandai penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa (6/10) yang sempat
menembus 1%.
SVP Research PT Kanaka Hita Solvera Janson Nasrial menilai, penguatan IHSG banyak
dipengaruhi pengesahan RUU yang terbilang kontroversial. Sebab para pelaku pasar percaya UU
Ciptaker bisa memberikan dampak positif bagi investasi asing di Indonesia
508

