Page 571 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 OKTOBER 2020
P. 571

Amnesty  Internasional    memberikan  catatan,  aturan  teknis  apapun  yang  dibuat  menyusul
              pengesahan UU Cipta Kerja jangan sampai membebaskan pengusaha dari kewajiban mereka
              untuk  mengubah  status  pekerja  sementara  menjadi  pekerja  tetap.  Hal  ini  menghilangkan
              kepastian kerja.

              2. Alih Daya  Dalam UU Ciptaker, perjanjian kerja harus mensyaratkan pangalihan perlindungan
              hak-hak bagi pekerja/buruh apabila terjadi pergantian perusahaan alih daya sepanjang objek
              pekerjannya tetap ada.

              Apabila terjadi pengalihan pekerjaan dari eprusahaan alih daya, maksa kerja dari pekerja/buruh
              tetap dihitung.

              Perusahan alih daya berbentuk badan hukum dan wajib memenuhi Perizinan Berusaha yang
              diterbitkan oleh Pemerintah Pusat.

              3.  Upah    Upah Minimum  Kabupaten/Kota  (UMK)  tetap  diatur dalam  UU  Cipta  Kerja,  dengan
              syarat  tertentu.  Upah  minimum  ditetapkan  dengan  memperhatikan  kelayakan  hidup
              pekerja/buruh dengan mempertimbangkan aspek pertumbuhan ekonomi atau inflasi.

              Yang banyak dikritik dalam hal ini adalah, masuknya Pasal 88B yang memberikan kebebasan
              kepada pengusaha untuk menentukan unit keluaran yang ditugaskan kepada pekerja sebagai
              dasar penghitungan upah (sistem upah per satuan).

              Tidak ada jaminan bahwa sistem besaran upah per satuan untuk menentukan upah minimum di
              sektor tertentu tidak akan berakhir di bawah upah minimum  4. Pesangon dan JKP  UU Cipta
              Kerja tetap mengatur pesangon dan menambah peraturan soal Jaminan Kehilangan Pekerjaan.
              Perhitungan pesangon dalam UU Cipta Kerja adalah sebagai berikut:  Pasal 156  (1) Dalam hal
              terjadi pemutusan hubungan kerja, pengusaha wajib membayar uang pesangon dan/atau  uang
              penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak yang seharusnya diterima.

              (2)  Uang  pesangon  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1)  diberikan  paling  banyak  sesuai
              ketentuan sebagai  berikut:  a. masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun, 1 (satu) bulan upah;  b.
              masa kerja 1 (satu) tahun atau lebih tetapi kurang dari 2 (dua) tahun, 2 (dua) bulan upah;  c.
              masa kerja 2 (dua) tahun atau lebih tetapi kurang dari 3 (tiga) tahun, 3 (tiga) bulan upah;  d.
              masa kerja 3 (tiga) tahun atau lebih tetapi kurang dari 4 (empat) tahun, 4 (empat) bulan upah;
              e. masa kerja 4 (empat) tahun atau lebih tetapi kurang dari 5 (lima) tahun, 5 (lima) bulan upah;
              f. masa kerja 5 (lima) tahun atau lebih, tetapi kurang dari 6 (enam) tahun, 6 (enam) bulan upah;
              g. masa kerja 6 (enam) tahun atau lebih tetapi kurang dari 7 (tujuh) tahun, 7 (tujuh) bulan
              upah;  h. masa kerja 7 (tujuh) tahun atau lebih tetapi kurang 444 dari 8 (delapan) tahun, 8
              (delapan) bulan upah;  i. masa kerja 8 (delapan) tahun atau lebih, 9 (sembilan) bulan upah.

              Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) adalah skema baru terkait dengan jaminan ketenagakerjaan
              yang  tidak  mengurangi  manfaat  dari  berbagai  jaminan  sosial  lainnnya,  seperti  Jaminan
              Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun.

              Kemnaker menyebutkan, JKP dalam UU Cipta Kerja tidak menambah beban bagi pekerja/buruh.

              5.  Tenaga  Kerja  Asing  (TKA)    Tenaga  Kerja  Asing  (TKA)  dapat  dipekerjakan  hanya  dalam
              hubungan kerja untuk jabatan tertentu serta memiliki kompetensi sesuai dengan jabatan yang
              akan diduduki.

              Setiap pemberi kerja wajib memiliki Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA). Pemberi
              kerja orang perseorangan dilarang mempekerjakan TKA.





                                                           570
   566   567   568   569   570   571   572   573   574   575   576