Page 573 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 OKTOBER 2020
P. 573
Judul Hari Ini Buruh Tetap Lanjutkan Lagi Mogok Nasional!
Nama Media jawapos.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://www.jawapos.com/nasional/07/10/2020/hari-ini-buruh-tetap-
lanjutkan-lagi-mogok-nasional/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-10-07 10:10:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Setelah kemarin ratusan
ribu bahkan hampir satu juta buruh keluar dari pabrik-pabrik untuk mengikuti mogok nasional,
hari ini kami akan melanjutkan pemogokan tersebut
neutral - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Selain itu, dasar hukum
mogok nasional yang akan kami lakukan adalah UU No 39 Tahun 1999 tentang HAM dan UU No
12 tahun 2005 tentang Pengesahan Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik
Ringkasan
- Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengatakan setelah kemarin,
Selasa (6/10) melakukan aksi unjuk rasa serentak di seluruh Indonesia yang diberi nama 'Mogok
Nasional', hari ini buruh Indonesia akan kembali melanjukan aksinya.
Berdasarkan catatan KSPI, aksi kemarin dilakukan di berbagai daerah industri seperti Serang,
Cilegon, Tangerang, Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Cianjur, Bandung,
Semarang, Surabaya, Pasuruan, Gresik, Mojokerto, Lampung, Medan, Deli Serdang, Batam,
Banda Aceh, Banjarmasin, Gorontalo, dan lain sebagainya.
HARI INI BURUH TETAP LANJUTKAN LAGI MOGOK NASIONAL!
- Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengatakan setelah kemarin,
Selasa (6/10) melakukan aksi unjuk rasa serentak di seluruh Indonesia yang diberi nama 'Mogok
Nasional', hari ini buruh Indonesia akan kembali melanjukan aksinya.
"Setelah kemarin ratusan ribu bahkan hampir satu juta buruh keluar dari pabrik-pabrik untuk
mengikuti mogok nasional, hari ini kami akan melanjutkan pemogokan tersebut," kata Said Iqbal
dalam keterangannya, Rabu (7/10).
572

