Page 631 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 631
Dalam Rapat Kerja Baleg tersebut, 7 (tujuh) fraksi yaitu F-PDIP, F-Golkar, F-Gerindra, F-Nasdem,
F-PKB, F-PAN, dan F-PPP menerima hasil kerja Panja dan menyetujui agar RUU tentang Cipta
Kerja segera disampaikan kepada Pimpinan DPR RI untuk dibawa dalam tahap Pembicaraan
Tingkat II dalam Rapat Paripurna DPR RI untuk ditetapkan dan disetujui sebagai UU. Adapun 2
(dua) Fraksi yaitu F-Demokrat dan F-PKS belum menerima hasil kerja Panja dan menolak RUU
tentang Cipta Kerja dilanjutkan dalam tahap Pembicaraan Tingkat II dalam Rapat Paripurna DPR
RI.
Namun demikian sesuai dengan mekanisme pengambilan keputusan sebagaimana diatur dalam
ketentuan Peraturan DPR RI Nomor 1 tahun 2020 tentang Tata Tertib, Rapat Kerja Baleg
bersama Pemerintah dan DPD RI memutuskan untuk menyetujui hasil Pembicaraan TK. I
terhadap RUU tentang Cipta Kerja untuk dilanjutkan pada Tahap Pembicaraan Tk II dalam Rapat
Paripurna DPR RI untuk ditetapkan dan disetujui sebagai UU tentang Cipta Kerja.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menerima laporan akhir dari Ketua Badan Legislasi DPR,
Supratman Andi Agtas.
Ketua Rapat, Anggota Dewan, dan hadirin yang kami hormati, Demikianlah Laporan
Pembicaraan Tingkat I Rancangan Undang-Undang tentang Cipta Kerja. Selanjutnya
perkenankan kami menyerahkan Rancangan Undang-Undang tentang Cipta Kerja untuk
mendapatkan persetujuan dalam Rapat Paripurna DPR RI yang terhormat ini.
Sebelum mengakhiri laporan ini, izinkan kami menyampaikan terima kasih kepada semua
Anggota Badan Legislasi yang telah bekerja keras untuk menyelesaikan pembahasan Rancangan
Undang-Undang tentang Cipta Kerja ini. Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada
berbagai pihak yang telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap kegiatan Badan
Legislasi ini, baik dari tim Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koordinator Perekonomian dan
10 Kementerian yang ditugaskan dalam pembahasan RUU tentang Cipta Kerja sebagaimana
tercantum dalam Surat Presiden, Pimpinan DPR, Anggota DPR, Fraksi, Sekretariat dan Tenaga
Ahli Badan Legislasi, Perancang UU dan Peneliti dari Badan Keahlian Setjen DPR RI dan Setjen
DPD RI, sehingga pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Cipta Kerja dapat
diselesaikan.
Tidak lupa ucapan terima kasih juga disampaikan kepada jajaran TV Parlemen dan kalangan
wartawan media cetak dan elektronik yang telah meliput dan menyiarkan baik langsung maupun
tidak langsung setiap kegiatan pembahasan RUU tentang Cipta Kerja sehingga bisa diikuti secara
langsung oleh masyarakat luas.
Semoga dengan disetujuinya RUU tentang Cipta Kerja ini dapat memberikan manfaat yang besar
untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional dan membawa Indonesia menuju negara yang
adil, makmur, dan sejahtera. Aamiin.
Setelah RUU Cipta Kerja disetujui anggota DPR menjadi UU Cipta Kerja, Menko Perekonomian
Airlangga Hartarto menyampaikan pendapat akhir pemerintah atas keputusan DPR.
Airlangga Hartarto.
Pointers Sambutan pada Acara Pendapat Akhir Pemerintah terhadap RUU Cipta Kerja pada Rapat
Paripurna DPR RI dalam rangka Pembicaraan Tingkat II/Pengambilan Keputusan terhadap RUU
Cipta Kerja.
Yang Terhormat Ketua DPR RI (Ibu Puan Maharani) dan Para Wakil Ketua DPR RI (Bapak Azis
Syamsudin, Bapak Sufmi Dasco Ahmad, Bapak Rahmad Gobel, Bapak Muhaimin Iskandar).
Yang kami hormati, Para Ketua Fraksi di DPR RI (F-PDIP: Bapak Utut Adiyanto; F-PG: Bapak
Kahar Mudzakir, F-P.Gerindra: Bapak Ahmad Muzani; F-P.Nasdem; Bapak Ahmad M.Ali; F-PKB:
630

