Page 658 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 658
Judul Omnibus law diharapkan dapat membantu pemulihan ekonomi, simak
rekomendasi sahamnya
Nama Media kontan.co.id
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://investasi.kontan.co.id/news/omnibus-law-diharapkan-dapat-
membantu-pemulihan-ekonomi-simak-rekomendasi-sahamnya
Jurnalis Benedicta Prima
Tanggal 2020-10-06 20:25:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Okie Ardiastama (None) Harapannya dengan adanya omnibus law pemulihan ekonomi
dapat lebih cepat dan sektor perbankan, infrastruktur telekomunikasi dan industri konsumsi yang
dinilai dapat leading
Ringkasan
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah mengetok palu disahkannya Omnibus Law RUU Cipta kerja
menjadi undang-undang (UU). Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Ardiastama
mengatakan saat ini investor memang menunggu kejelasan dari birokrasi investasi dimana
omnibus law diharapkan menjadi sebuah solusi masuknya investasi ke sektor riil.
OMNIBUS LAW DIHARAPKAN DAPAT MEMBANTU PEMULIHAN EKONOMI, SIMAK
REKOMENDASI SAHAMNYA
JAKARTA.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah mengetok palu disahkannya Omnibus Law RUU Cipta kerja
menjadi undang-undang (UU). Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Ardiastama
mengatakan saat ini investor memang menunggu kejelasan dari birokrasi investasi dimana
omnibus law diharapkan menjadi sebuah solusi masuknya investasi ke sektor riil.
Terutama dalam pelaksanaannya, tetap sektor yang menjadi prioritas yang masuk ke Indonesia.
Selain untuk menopang pertumbuhan ekonomi dalam negeri, masuknya investasi tersebut
diharapkan dapat menyerap pekerja produktif berkualitas dan mengurangi angka
pengangguran."Harapannya dengan adanya omnibus law pemulihan ekonomi dapat lebih cepat
dan sektor perbankan, infrastruktur telekomunikasi dan industri konsumsi yang dinilai dapat
leading ," kata Okie kepada Kontan.co.id, Selasa (6/10).Okie merekomendasikan saham BBCA
dengan target harga dalam satu tahun ke depan Rp 31.250, BBRI Rp 3.320, TLKM Rp 3.200,
657

