Page 774 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 774
neutral - Raden Pardede (Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan
Ekonomi Nasional (PC-PEN)) Pemotongan pesangon dari 32 kali mungkin menjadi 25 kali, apa
itu seperti menjadi kerugian buat pekerja? mungkin iya. Tapi, kita termasuk paling tinggi dalam
pesangon dibandingkan negara lain. Oleh karena itu, kita cari jalan tengah untuk meringankan
beban pengusaha
neutral - Raden Pardede (Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan
Ekonomi Nasional (PC-PEN)) Bansos sekarang ini juga ada BPJS Kesehatan, BPJS
Ketenagakerjaan untuk subsidi gaji, dan bansos lainnya yang akan terus dinaikkan untuk menjadi
bantalan sosial. Sekalipun nanti orang tidak bekerja dan berkurang pesangonya masih ada
bansos
Ringkasan
DPR telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang atau RUU Cipta Kerja menjadi Undang-
Undang pada Senin, 5 Oktober 2020.
Namun, sejumlah kalangan masih menyuarakan penolakannya atas disahkannya RUU Cipta
Kerja ini, termasuk salah satunya dari elemen buruh.
RUU CIPTA KERJA DISAHKAN, INI KLAIM PEMERINTAH SOAL KEUNTUNGAN BAGI
PEKERJA
Jakarta - DPR telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang atau RUU Cipta Kerja menjadi
Undang-Undang pada Senin, 5 Oktober 2020.
Namun, sejumlah kalangan masih menyuarakan penolakannya atas disahkannya RUU Cipta
Kerja ini, termasuk salah satunya dari elemen buruh.
Meski begitu Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah mengakui tidak bisa pemerintah
menyenangkan seluruh pihak.
"Jika teman-teman ingin 100 persen diakomodir, itu tidak mungkin. Namun bacalah hasilnya.
Akan terlihat bahwa keberpihakan kami terang benderang," ujar Ida.
Ida mengklaim sudah banyak permintaan buruh yang diakomodir. Oleh karena itu, mogok kerja
seharusnya tidak dilakukan.
"Banyak sekali aspirasi teman-teman yang kami akomodir. Soal PKWT, outsourcing, syarat PHK,
itu semua masih mengacu pada UU lama. Soal upah juga masih mengakomodir adanya UMK,"
papar Ida.
Senada, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto juga mengatakan RUU Cipta Kerja
yang telah disahkan menjadi UU Cipta Kerja membuat para tenaga kerja akan banyak terbantu.
Lantas, apa saja keuntungan sebenarnya keuntungan RUU Cipta Kerja yang telah disahkan
menjadi UU Cipta Kerja untuk pekerja? Berikut rinciannya: Menko Perekenomia Airlangga
menyebutkan, dalam RUU Cipta Kerja, salah satunya sudah diatur tentang bonus yang akan
diterima para buruh. Bahkan telah diatur pula jam lembur para buruh.
"Dalam UU tersebut sudah diatur bonus yang diterima buruh berbasis kinerja. Jumlah maksimal
jam lembur juga ditambah dari tiga jam menjadi empat jam per hari. Ini tentunya menjadikan
buruh lebih produktif," ujar Airlangga di Gedung DPR RI, Senin, 5 Oktober 2020.
773

