Page 790 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 790

Secara spesifik,  buruh  menuntut upah minimum kota (UMK) tanpa syarat dan upah minimum
              sektoral kota (UMSK) tidak dihilangkan.
              Selain itu  buruh  meminta nilai pesangon tidak berkurang.

              Buruh  juga  menolak  adanya  perjanjian  kerja  waktu  tertentu  (PKWT)  atau  karyawan  kontrak
              seumur hidup.

              Kemudian,    buruh    juga  menolak  adanya    outsourcing    seumur  hidup,  waktu  kerja  yang
              eksploitatif, serta hilangnya cuti dan hak upah atas cuti.
              Buruh juga menuntut karyawan kontrak dan outsourcing harus mendapat jaminan kesehatan
              dan pensiun.

              "Sementara itu, terkait dengan PHK, sanski pidana kepada pengusaha, dan TKA harus tetap
              sesuai dengan isi UU No 13 Tahun 2003," lanjut Iqbal.

              Demo 2 juta  buruh  Adapun, sebaran wilayah 2 juta  buruh  yang akan mengikuti mogok nasional
              antara  lain  Jakarta,  Bogor,  Depok,  Tengerang  Raya,  Serang,  Cilegon,  Bekasi,  Karawang,
              Purwakarta, Subang, Cirebon, Bandung Raya, Semarang, Kendal, Jepara, Yogyakarta, Surabaya,
              Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, dan Pasuruan.

              Berikutnya adalah Aceh, Padang, Solok, Medan, Deli Serdang, Sedang Bedagai, Batam, Bintan,
              Karimun,  Muko-Muko,  Bengkulu,  Pekanbaru,  Palembang,  Bandar  Lampung,  dan  Lampung
              Selatan.

              Selain  itu,  mogok  nasional  juga  akan  dilakukan  di  Banjarmasin,  Palangkaraya,  Samarinda,
              Mataram, Lombok, Ambon, Makasar, Gorontalo, Manadao, Bitung, Kendari, Morowali, Papua,
              dan Papua Barat.

              "Jadi provinsi-provinsi yang akan melakukan mogok nasional adalah Jawa Barat, Jakarta, Banten,
              Jogjakarta,  Jawa  Tengah,  Jawa  Timur,  Aceh,  Sumatera  Utara,  Sumatera  Selatan,  Kepulauan
              Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Riau, Lampung, NTB, Maluku, Kalimantan Selatan, Kalimantan
              Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara,
              Papua, dan Papua Barat," kata Iqbal.

              Untuk diketahui, Melalui Rapat Paripurna hari ini, DPR mengesahkan  RUU Cipta Kerja  menjadi
              undang-undang. UU Cipta Kerja dibahas melalui 64 kali rapat sejak 20 April hingga 3 Oktober
              2020. UU ini terdiri atas 15 bab dan 174 pasal.

              Hari ini sekaligus merupakan rapat paripurna penutupan Masa Persidangan I 2020-2021.

              DPR memasuki masa reses mulai 6 Oktober hingga 8 November.

              (*).

















                                                           789
   785   786   787   788   789   790   791   792   793   794   795