Page 795 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 795
Judul Menaker: Sangat Prematur Menyimpulkan UU Cipta Kerja Buat Pekerja
Rentan PHK
Nama Media kompas.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://money.kompas.com/read/2020/10/06/161201626/menaker-
sangat-prematur-menyimpulkan-uu-cipta-kerja-buat-pekerja-rentan-
phk
Jurnalis Ade Miranti Karunia
Tanggal 2020-10-06 16:12:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Sangat prematur apabila secara tergesa-gesa
kita menyimpulkan bahwa UU Cipta Kerja akan rentan terhadap PHK pekerja atau buruh
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) (Perlindungan) Melalui program Jaminan
Kehilangan Pekerjaan (JKP)
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, semangat yang dibangun dalam Undang-
Undang Cipta Kerja yakni untuk memperluas penyediaan lapangan kerja, bukan justru
menimbulkan pemutusan hubungan kerja (PHK). Justru kata dia, UU Cipta Kerja yang baru
disahkan DPR tersebut akan menyerap banyak tenaga kerja dan menciptakan lapangan kerja
yang baru. Bahkan pemerintah meyakini UU Cipta Kerja akan melindungi para pekerja, terutama
bagi yang terkena PHK perusahaan.
MENAKER: SANGAT PREMATUR MENYIMPULKAN UU CIPTA KERJA BUAT PEKERJA
RENTAN PHK
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, semangat yang dibangun dalam Undang-
Undang Cipta Kerja yakni untuk memperluas penyediaan lapangan kerja, bukan justru
menimbulkan pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Sangat prematur apabila secara tergesa-gesa kita menyimpulkan bahwa UU Cipta Kerja akan
rentan terhadap PHK pekerja atau buruh," ujarnya melalui keterangan tertulis Selasa
(6/10/2020).
Justru kata dia, UU Cipta Kerja yang baru disahkan DPR tersebut akan menyerap banyak tenaga
kerja dan menciptakan lapangan kerja yang baru.
794

