Page 796 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 796

Bahkan pemerintah meyakini UU Cipta Kerja akan melindungi para pekerja, terutama bagi yang
              terkena PHK perusahaan.
              "(Perlindungan) Melalui program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP)," ujarnya.

              Ida menyebut ada dua hal yang dilakukan oleh pemerintah untuk meyakinkan masyarakat bahwa
              UU Cipta Kerja membawa manfaat.

              Pertama,  mengintensifkan  dialog  dengan  pemangku  kepentingan,  utamanya  unsur
              pekerja/buruh  dan  pengusaha.  Dialog  ini  akan  dibantu  jejaring  kementerian/lembaga  terkait
              serta pemerintah daerah, khususnya dinas-dinas yang membidangi urusan ketenagakerjaan di
              daerah.

              Kedua,  pemerintah  akan  menyusun  peraturan  pelaksanaan  UU  Cipta  Kerja  dalam  bentuk
              peraturan pemerintah dan peraturan lain di bawahnya.
              Aturan pelaksanaan UU Cipta Kerja diyakini akan membuat para pekerja amanat perlindungan
              terhadap hak-hak pekerja atau buruh dapat segera dijalankan.

              Sebelumnya, DPR telah mengesahkan Omnibus Law RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang
              melalui rapat paripurna, Senin (5/10/2020).

              Wakil  Ketua  DPR  Azis  Syamsuddin  mengetuk  palu  tanda  pengesahan  setelah  mendapatkan
              persetujuan dari semua peserta rapat.

              Ketua  Badan  Legislasi  (Baleg)  DPR  Supratman  Andi  Agtas  dalam  pemaparannya  di  rapat
              paripurna menjelaskan, RUU Cipta Kerja dibahas melalui 64 kali rapat sejak 20 April hingga 3
              Oktober 2020. RUU Cipta Kerja terdiri atas 15 bab dan 174 pasal.

              Sementara itu buruh mulai melakukan aksi mogok kerja nasional yang akan berlangsung selama
              tiga hari yakni 6-8 Oktober 2020. Aksi mogok ini bentuk kekecewaan buruh atas disahkannya
              UU Cipta Kerja.





































                                                           795
   791   792   793   794   795   796   797   798   799   800   801