Page 289 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 DESEMBER 2021
P. 289
Judul Kemenaker Gagalkan Pengiriman 59 Calon PMI Ilegal di Bekasi
Nama Media beritasatu.com
Newstrend PMI Ilegal
Halaman/URL https://www.beritasatu.com/megapolitan/869845/kemenaker-
gagalkan-pengiriman-59-calon-pmi-ilegal-di-bekasi
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-12-21 14:52:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta, Rilis
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Suhartono (Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan
Kesempatan Kerja) Penempatan yang dilakukan secara ilegal akan membuat CPMI rentan
menjadi korban perdagangan orang, kerja paksa, atau tindak pidana lainnya
neutral - Rendra Setiawan (Direktur Bina P2PMI) Upayakan mendapatkan informasi yang resmi
dari Dinas Ketenagakerjaan setempat atau LTSA
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) berhasil menggagalkan dugaan 59 orang calon
pekerja migran Indonesia (CPMI) ilegal yang akan diproses untuk diberangkatkan ke Timur
Tengah, seperti Arab Saudi, Qatar, dan UEA. Hal itu terjadi saat Satgas Pelindungan PMI
Kemenaker yang terdiri dari Direktorat Bina Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran
Indonesia (Dit P2PMI) dan Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan
Keselematan dan Kesehatan Kerja (Ditjen Binwasnaker dan K3) melakukan sidak di Bintara
kawasan Bekasi, Senin (20/12/2021) sebagaimana dalam siaran persnya.
KEMENAKER GAGALKAN PENGIRIMAN 59 CALON PMI ILEGAL DI BEKASI
Bekasi, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) berhasil menggagalkan dugaan 59 orang
calon pekerja migran Indonesia (CPMI) ilegal yang akan diproses untuk diberangkatkan ke Timur
Tengah, seperti Arab Saudi, Qatar, dan UEA.
Hal itu terjadi saat Satgas Pelindungan PMI Kemenaker yang terdiri dari Direktorat Bina
Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Dit P2PMI) dan Direktorat Jenderal
Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselematan dan Kesehatan Kerja (Ditjen
Binwasnaker dan K3) melakukan sidak di Bintara kawasan Bekasi, Senin (20/12/2021)
sebagaimana dalam siaran persnya.
288