Page 121 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 121
Selang beberapa hari, nominal tarif tebusan itu kembali dinaikkan oleh pemilik tempat karaoke
menjadi Rp 10 juta.
Hanya saja, sejak mengetahui orangtua korban membuat laporan ke polisi, pemilik karaoke
bersedia membebaskan korban tanpa perlu membayar uang tebusan.
Dengan syarat, keluarga mencabut laporan yang sudah dibuat ke polisi.
"Dia minta syarat agar tuntutannya itu dicabut," ungkap Adi.
Totalnya ada lima korban
Adi menjelaskan, selain SDD, ada korban lainnya yang mengalami nasib serupa.
Total secara keseluruhan ada lima anak perempuan di bawah umur.
Mereka berasal dari Kabupaten Indramayu tiga orang, satu orang dari Majalengka, dan satu lagi
dari Cirebon.
"Kalau yang dari Indramayu itu ada tiga, yang satu orang sudah dipulangkan," ungkapnya.
Adi mengatakan, kasus tersebut sudah menjurus kepada trafficking.
Terlebih para korbannya merupakan anak di bawah umur.
Semua korban, sekarang ini, dipastikan LPAI sudah aman di Polres Paniai.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Luthfi Olot Gigantara membenarkan kasus
tersebut.
"Nanti akan disampaikan lengkapnya ya, setelah korban sudah (dijemput) sampai di Jakarta,"
katanya.
120

