Page 123 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 123
Marni menceritakan, sejak saat itu, nomor kontak anaknya tidak bisa dihubungi, korban baru
memberi kabar 2 hari setelahnya sejak meninggalkan rumah pada 3 Juli 2021.
Saat itu, korban baru memberi kabar kembali, kepada ibunya, SDD mengaku tengah berada di
Surabaya dan dipekerjakan di sebuah kedai kopi. Marni yang mengetahui kabar itu, segera
meminta anaknya yang baru kini duduk dikelas 3 SMP itu untuk pulang.
Hanya saja, disampaikan Marni, pada 21 Juli 2021, korban justru kembali memberi kabar bahwa
dirinya dibawa ke Paniai Papua untuk dijadikan PL di sebuah tempat karoke.
Di sana korban diketahui juga mendapat penyiksaan dan tidak diberi makan jika tidak mau
melayani tamu yang datang.(RRI Cirebon/Ma'ruf).
122

