Page 122 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 122
Judul Remaja Indramayu Jadi Korban Tindak Perdagangan Orang
Nama Media rri.co.id
Newstrend Perdagangan Orang
Halaman/URL https://rri.co.id/cirebon/ciayumajakuning/kab-
indramayu/1146801/remaja-indramayu-jadi-korban-tindak-
perdagangan-orang
Jurnalis Arita Dewi
Tanggal 2021-08-11 17:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Ditjen PPK & K3
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Adi Wijaya (Lembaga Perlindungan Anak Indramayu (LPAI)) Temannya itu teman baru
kenal, diajak main terus dibawa ke rumah orang yang menyalurkan anak saya ke Papua
Ringkasan
Seorang gadis berinisial SDD (14) di Kabupaten Indramayu diduga menjadi korban Tindak Pidana
Perdagangan Orang (TPPO) atau trafficking. Gadis yang merupakan anak tukang bubur warga
Kelurahan Bojongsari, Kecamatan/Kabupaten Indramayu itu dikirim ke Paniai, Papua.
"Temannya itu teman baru kenal, diajak main terus dibawa ke rumah orang yang menyalurkan
anak saya ke Papua," ujar Adi Wijaya Lembaga Perlindungan Anak Indramayu (LPAI), Rabu
(11/8/2021).
REMAJA INDRAMAYU JADI KORBAN TINDAK PERDAGANGAN ORANG
Seorang gadis berinisial SDD (14) di Kabupaten Indramayu diduga menjadi korban Tindak Pidana
Perdagangan Orang (TPPO) atau trafficking. Gadis yang merupakan anak tukang bubur warga
Kelurahan Bojongsari, Kecamatan/Kabupaten Indramayu itu dikirim ke Paniai, Papua.
"Temannya itu teman baru kenal, diajak main terus dibawa ke rumah orang yang menyalurkan
anak saya ke Papua," ujar Adi Wijaya Lembaga Perlindungan Anak Indramayu (LPAI), Rabu
(11/8/2021).
Di sana ia dipekerjakan sebagai pemandu lagu (PL) di sebuah tempat karoke. Beruntung, korban
sudah diamankan polisi dan kini sudah dibawa ke Polres Paniai.
Ibu dari SDD, Marni (33) menceritakan, kejadian itu berawal saat ada teman anaknya berinisial
D datang ke rumah kontrakan mereka di Kelurahan Bojongsari pada 1 Juli 2021. Temannya
tersebut lalu meminta izin untuk mengajak korban pergi bermain.
121

