Page 610 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 610
Judul Pekerja Bongkar Muat Harus Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan
Nama Media rri.co.id
Newstrend Program BPJamsostek Untuk TKBM
Halaman/URL https://rri.co.id/ekonomi/1047313/pekerja-bongkar-muat-harus-
didaftarkan-bpjs-ketenagakerjaan
Jurnalis iman
Tanggal 2021-05-11 09:20:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Karena ini adalah salah satu jenis pekerjaan
yang berisiko cukup tinggi. Karena risiko cukup tinggi, saya kira Negara perlu hadir memastikan
perlindungan kepada bapak/ibu semua
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Saya kira apa yang sudah diterapkan di
Pelabuhan Tanjung Priok ini bisa menjadi contoh bagi Pelabuhan lainnya
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Pemerintah berharap ada investasi baru yang
menyerap tenaga kerja, tapi pemerintah juga melakukan perlindungan kepada mereka yang
sudah bekerja
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Ini bukti bahwa pemerintah sangat concern
dalam memberikan pelindungan kepada pekerjanya
neutral - Anggoro Eko Cahyo (Direktur Utama BPJAMSOSTEK) Jadi benefit ini manaka terjadi
kecelakaan kerja pada bapak/bu, manfaatnya juga akan dirasakan oleh keluarga
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, meminta perusahaan yang mempekerjakan Tenaga
Kerja Bongkar Muat (TKBM) untuk mengikutsertakan pekerjanya dalam program jaminan sosial
ketenagakerjaan. Menurutnya, TKBM bekerja pada salah satu profesi dengan risiko cukup tinggi,
sehingga pelindungan jaminan sosial mutlak harus diberikan. Saat ini, BPJS Ketenagakerjaan
mencatat terdapat 2.325 TKBM di Pelabuhan Tanjung Priok yang telah menjadi peserta Program
Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Program Jaminan Kematian (JKM). Sebagian di antaranya
juga mendaftar sebagai peserta progra Jaminan Hari Tua (JHT).
609

