Page 555 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 555

Judul               Sulit bayar THR penuh, pengusaha pasrah pada keputusan pemerintah
                Nama Media          antaranews.com
                Newstrend           Aturan THR 2021
                Halaman/URL         https://www.antaranews.com/berita/2144230/sulit-bayar-thr-penuh-
                                    pengusaha-pasrah-pada-keputusan-pemerintah
                Jurnalis            Ade irma Junida
                Tanggal             2021-05-07 15:09:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial Anton J.
              Supit mengakui pengusaha di sejumlah sektor masih kesulitan untuk bisa membayar Tunjangan
              Hari  Raya  (THR)  penuh  bagi  para  karyawannya.  Ia  pun  mengaku  pasrah  jika  nantinya  ada
              perusahaan yang dikenakan denda dan sanksi administratif sesuai Peraturan Pemerintah Nomor
              36 tahun 2021 tentang Pengupahan.


              SULIT BAYAR THR PENUH, PENGUSAHA PASRAH PADA KEPUTUSAN PEMERINTAH

              Jakarta - Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial
              Anton J. Supit mengakui pengusaha di sejumlah sektor masih kesulitan untuk bisa membayar
              Tunjangan Hari Raya (THR) penuh bagi para karyawannya.

              Ia  pun  mengaku  pasrah  jika  nantinya  ada  perusahaan  yang  dikenakan  denda  dan  sanksi
              administratif sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan.

              "Terserah pemerintah, kan katanya ada sanksi. Silakan saja pemerintah yang urus karena ini
              sudah di luar kemampuan kami," kata Anton dihubungi di Jakarta, Jumat.

              Menurut Anton, berdasarkan keputusan pemerintah melalui Surat Edaran Menaker RI Nomor
              M/6/HK.04/IV/2021  tentang  Pelaksanaan Pemberian  Tunjangan  Hari  Raya  Keagamaan  tahun
              2021  Bagi  Pekerja/Buruh  di  Perusahaan,  pembayaran  THR  harus  sesuai  dengan  ketentuan
              perundangan-undangan,  yaitu  Peraturan  Pemerintah  Nomor  36  Tahun  2021  tentang
              Pengupahan  dan  Peraturan  Menaker  Nomor  6  Tahun  2016  tentang  Tunjangan  Hari  Raya
              Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

              Bagi perusahaan yang terdampak COVID-19 dan tidak mampu memberikan THR 2021 sesuai
              dengan waktu yang telah ditentukan, dalam edaran tersebut mewajibkan pengusaha melakukan
              dialog dengan pekerja untuk mencapai kesepakatan yang dilaksanakan secara kekeluargaan dan
              dengan itikad baik dan berdasarkan laporan keuangan internal.




                                                           554
   550   551   552   553   554   555   556   557   558   559   560