Page 556 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 556

Hasil  dari  dialog  tersebut  harus  dilaporkan  ke  Dinas  Ketenagakerjaan  setempat  dengan
              pemberian THR paling lambat dilakukan sehari sebelum hari raya keagamaan. Terdapat sanksi
              bila terlambat atau bahkan tidak membayar THR tersebut.

              "SE Menaker menyebutkan bahwa tidak memberikan peluang bagi yang tidak mampu. Itu hanya
              menekankan, bagi yang mampu minimal 1 minggu sebelum Lebaran harus bayar. Yang tidak
              mampu harus lapor ke pemda, tapi paling lambat 1 hari sebelum Lebaran harus bayar. Jadi tidak
              ada kata lain, harus bayar," katanya.

              Menurut Anton, kewajiban tersebut tidak memberi kesempatan bagi perusahaan-perusahaan di
              sektor yang masih lesu seperti perhotelan atau transportasi, hingga UMKM. Padahal, sektor-
              sektor tersebut saja masih terseok untuk bisa mempertahankan operasional mereka.

              "Kita tahu pandemi ini kan melanda bukan cuma kita tapi juga dunia. Kedua, ini juga bukan
              kesalahan perusahaan tapi force majeure. Mestinya ini keadaan tidak normal tapi dipaksakan
              supaya melakukan hal normal (membayar THR penuh)," katanya.
              Anton juga menambahkan sikap pasrah itu disampaikan lantaran masukan pengusaha dalam
              perundingan  tripartit ternyata  tidak dihiraukan. Ia  mengatakan  perwakilan  pengusaha  sudah
              menyatakan masalah yang dihadapi pengusaha.

              "Semestinya  kebijakan  yang  keluar  itu  (perusahaan)  yang  betul-betul  tidak  mampu  silakan
              berunding bipartit karena yang paling tahu kondisi di dalam perusahaan adalah manajemen dan
              karyawan. Kedua, kita ini hanya mau ambil telur atau ayamnya yang kita pertahankan? Yang
              bijaksana harusnya seperti itu," pungkas Anton.













































                                                           555
   551   552   553   554   555   556   557   558   559   560   561