Page 655 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 655
Judul Simak Jadwal Paling Lambat Pencairan THR 2021
Nama Media kompas.com
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://money.kompas.com/read/2021/04/12/131038226/simak-
jadwal-paling-lambat-pencairan-thr-2021
Jurnalis Muhammad Idris
Tanggal 2021-04-12 13:10:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Saya perlu sampaikan beberapa hal THR
keagamaan adalah merupakan pendapatan non-upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha
kepada pekerja atau buruh paling lama tujuh hari sebelum hari raya keagamaan tersebut tiba
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Mengenai waktu pembayaran THR
keagamaan dengan syarat paling lambat dibayar sebelum hari raya keagamaan tahun 2021
pekerja atau buruh yang berdasarkan laporkan keuangan internal perusahaan yang transparan
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kesepakatan ini tidak menghilangkan
kewajiban pengusaha untuk membayar THR keagamaan tahun 2021 kepada pekerja atau buruh
dengan besaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan selanjutnya hasil
kesepakatan dilaporkan kepada Dinas Ketenagakerjaan setempat
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, telah mengeluarkan edaran tunjangan hari
raya ( THR ) 2021, termasuk jadwal pembayaran THR 2021. Surat edaran ini mewajibkan
perusahaan membayar THR sesuai dengan perundangan-undangan, meski diberi dispensasi
pembayaran paling lambat sehari sebelum hari raya.
SIMAK JADWAL PALING LAMBAT PENCAIRAN THR 2021
JAKARTA, - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, telah mengeluarkan edaran
tunjangan hari raya ( THR ) 2021, termasuk jadwal pembayaran THR 2021.
Surat edaran ini mewajibkan perusahaan membayar THR sesuai dengan perundangan-
undangan, meski diberi dispensasi pembayaran paling lambat sehari sebelum hari raya.
"Saya perlu sampaikan beberapa hal THR keagamaan adalah merupakan pendapatan non-upah
yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh paling lama tujuh hari
654

