Page 77 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2021
P. 77
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah
telah memulai ruang pembahasan untuk penyediaan bantuan bagi usaha yang terkena dampak
PPKM darurat. Pemerintah sudah mulai menerima saran dan masukan dari pelaku usaha untuk
mengatasi masalah ketenagakerjaan yang timbul.
Menurut Luhut, diperlukan pengorbanan, terutama yang terkena aturan maksimal 50 persen dan
sementara yang 100 persen WFH tolong diperhatikan hak-hak para pekerja. “Saya paham betapa
beratnya para pengusaha,” kata dia.
Dalam kesempatan itu, dia berjanji bahwa pemerintah akan mengoptimalkan semua sumber
daya yang dimiliki negara untuk membantu semua pihak yang terkena dampak PPKM darurat.
Ia mengatakan mulai membahas bentuk bantuan yang diberikan kepada pihak yang terkena
dampak pengetatan darurat bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri
Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan dampak pandemi tidak hanya dirasakan oleh
Indonesia, tapi juga dialami oleh seluruh negara di dunia. Ia menyebutkan, bukan hanya ke
bidang kesehatan, tapi juga perekonomian, dan tak sedikit korporasi serta industri yang
mengalami guncangan, sehingga tingkat pengangguran terbuka mengalami kenaikan.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam kurun Agustus 2019 sampai Agustus 2020, Ida
mengatakan jumlah pengangguran Indonesia bertambah sekitar 2,6 juta orang akibat pandemi
menjadi 9,77 juta orang. Tingkat pengangguran terbuka yang sempat menyentuh 4,99 persen
pada Agustus 2019 meningkat menjadi 7,07 persen pada Agustus 2020. Hal tersebut sekaligus
merefleksikan banyaknya penduduk bekerja yang kehilangan pekerjaan karena pandemi.
Meski demikian, Ida mengatakan segala upaya telah dikerahkan pemerintah bersama dengan
berbagai elemen, termasuk sektor swasta, untuk meminimalkan dampak pandemi. Buah dari
upaya tersebut terlihat dari turunnya jumlah pengangguran pada Februari 2021 menjadi 8,75
juta.
“Ada 1,05 juta yang diangkat dari kondisi pengangguran. Selain itu, jumlah yang terkena dampak
juga berkurang dari sekitar 29 juta orang pada Agustus 2020 menjadi 19 juta orang pada
Februari,” kata Ida. “Artinya ada 10 juta orang yang kita bantu dalam menyelesaikan persoalan-
persoalannya dengan segala cara dan upaya.”
Dengan keadaan tersebut, Ida mengatakan penyelesaian masalah ketenagakerjaan memerlukan
kerja sama berbagai lapisan, tidak hanya parsial menjadi tanggung jawab pemerintah. Hal ini
yang dia sebut bakal menjadi modal dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan kala
Indonesia kembali menghadapi gelombang kenaikan kasus Covid-19.
76

