Page 73 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2021
P. 73
"Ada sekitar 24 juta tenaga kerja yang kehilangan jam kerja, bukan kehilangan jam kerja. Tetapi
jam kerja dan minimal separuh dari waktu kerjanya per minggu. Mungkin dia kerja 40 jam per
minggu, mungkin dia kehilangan 20 jam per minggu," kata kata Suharso secara virtual, Kamis
(21/1/2021).
Adapun jumlah 24 juta pekerja tersebut mayoritas berasal dari sektor industri manufaktur dan
pariwisata. Imbasnya, sekitar Rp360 triliun pendapatan ikut raib gara-gara adanya pemotongan
jam kerja.
"Akibatnya, sektor pariwisata dan industri menurut perhitungan kami sekitar Rp360 triliun
penghasilan yang hilang," tegas Suharso.
Suharso mengatakan, penurunan pendapatan tersebut baik secara langsung dan tak langsung
turut berpengaruh terhadap konsumsi daya beli masyarakat, yang menipis di tengah pandemi
Covid-19.
"Kalau kita hitung-hitung sampai dengan industri impact dan indirect impact itu sudah mendekati
angkat Rp 1.000 triliun. Ini menjelaskan mengapa daya beli itu berkurang. Kita tahu bahwa yang
men-drive GDP adalah konsumsi rumah tangga," tuturnya.
72

