Page 76 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2021
P. 76
Judul Daya Beli Anjlok Akibat 24 Juta Orang Kehilangan Jam Kerja
Nama Media suara.com
Newstrend Dampak Virus Corona dalam Ketenagakerjaan
Halaman/URL https://www.suara.com/bisnis/2021/01/21/143605/daya-beli-anjlok-
akibat-24-juta-orang-kehilangan-jam-kerja
Jurnalis Iwan Supriyatna
Tanggal 2021-01-21 14:36:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Suharso Monoarfa (Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional) Bappenas
menghitung dan di konfirmasi BPS bahwa ada 24 juta tenaga kerja yang kehilangan jam kerja
dan minimal separuh dari waktu kerjanya jadi kalau dia kerja 40 jam perminggu mungkin dia
kehilangan 20 jam perminggu
positive - Suharso Monoarfa (Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional) Ini menjeleaskan
kenapa daya beli itu berkurang dan kita tahu yang drive kita punya GDP itu konsumsi rumah
tangga kemudian kinerja ekspor kita di angka yang baik
Ringkasan
Pandemi virus corona atau Covid-19 yang menggerogoti hampir seluruh struktur ekonomi
membuat daya beli masyarakat anjlok cukup dalam. Hal itu disebabkan karena 24 juta
masayarakat Indonesia kehilangan jam kerjanya hampir setengahnya setiap hari. Hal tersebut
dikatakan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan
Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa dalam acara Kompas 100 CEO Forum yang
diselenggarakan secara virtual, Kamis (21/1/2021).
DAYA BELI ANJLOK AKIBAT 24 JUTA ORANG KEHILANGAN JAM KERJA
Pandemi virus corona atau Covid-19 yang menggerogoti hampir seluruh struktur ekonomi
membuat daya beli masyarakat anjlok cukup dalam. Hal itu disebabkan karena 24 juta
masayarakat Indonesia kehilangan jam kerjanya hampir setengahnya setiap hari.
Hal tersebut dikatakan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan
Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa dalam acara Kompas 100 CEO Forum
yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (21/1/2021).
75

