Page 77 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2021
P. 77

"Bappenas menghitung dan di konfirmasi BPS bahwa ada 24 juta tenaga kerja yang kehilangan
              jam  kerja  dan  minimal  separuh  dari  waktu  kerjanya  jadi  kalau  dia  kerja  40  jam  perminggu
              mungkin dia kehilangan 20 jam perminggu," kata Suharso.

              Suharso menyebut hilangnya daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang, baik secara
              langsung dan tak langsung, karena pandemi covid-19 diperkirakan mendekati Rp 1.000 triliun.

              "Ini menjeleaskan kenapa daya beli itu berkurang dan kita tahu yang drive kita punya GDP itu
              konsumsi rumah tangga kemudian kinerja ekspor kita di angka yang baik," paparnya.

              Secara  rinci  Suharso  menerangkan  hilangnya  daya  beli  masyarakat  akibat  pendapatan  yang
              hilang  secara  langsung  mencapai  Rp  360  triliun.  Penyebabnya  ialah  penurunan  jam  kerja  di
              sektor industri dan pariwisata dengan utilisasi yang hanya 50 persen.

              Sementara itu, sisanya adalah pendapatan masyarakat yang hilang secara tidak langsung yang
              berasal dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) karena mereka kehilangan pasar.

              Rinciannya, jumlah pengangguran mencapai 2,56 juta orang, bukan angkatan kerja mencapai
              760 ribu, dan orang yang menjadi tidak bekerja karena covid-19 mencapai 1,77 juta. Begitu juga
              dengan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja mencapai 24,03 juta orang.






















































                                                           76
   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81   82