Page 830 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 830
Judul 3 Alasan Menaker Kukuh Upah Minimum 2021 Tidak Naik
Nama Media detik.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5233436/3-alasan-
menaker-kukuh-upah-minimum-2021-tidak-naik
Jurnalis Tim detikcom
Tanggal 2020-10-29 12:07:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Ida Fauziyah (Menaker) Ini beberapa survei yang menjadi latar belakang kenapa
dikeluarkan SE tersebut. Jadi intinya sebagian besar perusahaan tidak mampu membayar upah
meskipun sebatas upah minimum yang berlaku saat ini
neutral - Ida Fauziyah (Menaker) Diskusi mendalam kami lakukan dalam waktu cukup lama.
Penetapan ini adalah jalan tengah yang kita ambil hasil diskusi di Depennas
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Jadi ini salah satu cara kita agar daya beli para pekerja kita
tetap ada. Dan saya melihat sendiri temen-temen pekerja kita merasa terbantu dengan adanya
subsidi gaji/upah dari pemerintah
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menjelaskan alasan menerbitkan Surat Edaran
(SE) Nomor M/11/HK.04/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada masa
pandemi COVID-19. Ketetapan itu menerangkan upah minimum 2021 sama dengan tahun ini,
sehingga tidak ada kenaikan.
Menurut Ida, penerbitan SE tersebut salah satunya dilatarbelakangi oleh lesunya kondisi
perekonomian Indonesia serta ketenagakerjaan imbas pandemi. Penurunan tersebut dapat
dilihat dari pertumbuhan ekonomi triwulan II yang minus 5,32%.
3 ALASAN MENAKER KUKUH UPAH MINIMUM 2021 TIDAK NAIK
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menjelaskan alasan menerbitkan Surat Edaran
(SE) Nomor M/11/HK.04/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada masa
pandemi COVID-19. Ketetapan itu menerangkan upah minimum 2021 sama dengan tahun ini,
sehingga tidak ada kenaikan.
829

