Page 152 - Buku Pedoman Pelaksanaan Tugas Bagian Umum
P. 152
Pedoman Pelaksanaan Tugas
Bagian Umum Kanwil DJPb
berkesinambungan setiap tahun sekali.
5) Proses ABK dilaksanakan secara Sistematis dengan tahapan-tahapan:
pengumpulan data beban kerja, pengolahan data beban kerja,
analisis hasil pengolahan data Beban Kerja, penyusunan laporan
ABK penetapan, dan penggunaan hasil analis Beban Kerja.
6) Pengumpulan data beban kerja dilakukan dengan pengisian formulir
data beban kerja yang diperoleh secara langsung oleh responden
dan wawancara dan observasi oleh pegawai unit eselon II yang
menangani organisasi dan ketatalaksanaan Kementerian Keuangan.
Formulir yang digunakan Formulir pengolahan A (berdasarkan
norma proses tahapan), Formulir pengolahan B (berdasarkan norma
pelayanan), Formulir C (inventarisasi jumlah pemangku jabatan).
7) Hasil pengumpulan data beban kerja digunakan sebagai bahan
pengolahan data Beban Kerja, Pengolahan data dituangkan dalam
formulir.
8) Pengolahan data Beban Kerja dituangkan dalam formulis: formulir
1A, Formulir pengolahan 1B, formulir pengolahan 2, formulir
pengolahan 3, formulir pengolahan 4.
9) Pengolahan data beban kerja dapat menghasilkan penghitungan:
jumlah beban kerja, kebutuhan pegawai, tingkat efisiensi jabatan/
unit dan tingkat efektifitas jabatan/unit.
10) Hasil pengolahan data beban kerja dilakukan analisis oleh unit
eselon II yang menangani organisasi dan tata laksana Kementerian
Keuangan.
11) Analisis dilakukan 2 tahapan: analisis normatif terhadap hasil
pengolahan data beban kerja dan analisis hasil presentasi masing-
masing unit eselon I atas hasil pengolahan data Beban Kerja unit
136 Direktorat Jenderal Perbendaharaan
136

