Page 288 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 288
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
Islam kecil yang kerap dianggap sebagai mewarisi ideologi Masyumi, partai
Islam besar di tahun 1950-an yang merupakan representasi Islam konservatif.
82
Salah satu orientasi penerbit dengan motto “Sumber Pemikiran Islam” ini adalah
buku-buku yang berkaitan dengan dukungan terhadap syariat Islam. Di antara
buku-bukunya adalah Garis-Garis Besar Syariat Islam karya Mawardi Noor,
83
Manajemen Strategis Perspektif Syariah tulisan Muhammad Ismail Yusanto dan
Muhammad Karebet Widjajakusumo, dan Hukuman Bagi Konsumen Miras &
84
85
Narkoba karya Fauzan Al-Anshari. Selain itu, Khairul Bayan juga menerbitkan
beberapa buku novel dan cerita pendek Islami.
Tahun 2005, tak lama berselang setelah Nurcholish Madjid (Cak Nur)—salah
seorang pendukung utama gagasan Islam moderat—meninggal dunia, Khairul
Bayan menerbitkan buku kontroversial karangan Adian Husaini, yang mengaitkan
proses meninggalnya Cak Nur dengan pemikiran-pemikirannya yang dianggap
menyimpang dan sesat. Buku ini secara tegas menunjukkan bagaimana sikap
86
penerbit Khairul Bayan terhadap gagasan-gagasan pembaruan Islam dan para
pendukungnya.
Selain sebagai penerbit buku, Khairul Bayan juga menjadi penerbit majalah-
majalah Islam dan jurnal Islam, yakni buletin mingguan Al-Insan, majalah Fikri,
majalah keluarga Insani, dan Alia, majalah perempuan Muslim kelas menengah.
87
Sementara untuk jurnal, Khairul Bayan menerbitkan jurnal tiga bulanan Islamia,
88
yang diterbitkan pertama kali pada Maret 2004. Dilihat dari nomor perdananya,
segera tampak serangan Islamia terhadap pendekatan modernis-liberal dalam
tafsir Alquran, seperti yang diperkenalkan oleh karya-karya Nasr Hamid Abu
Zayd dan Muhammad Abid al-Jabiri, yang banyak diterbitkan LkiS, yang akan
Lkis didirikan dibahas berikut ini.
tahun 1993 oleh
para mahasiswa di Lkis didirikan tahun 1993 oleh para mahasiswa di Yogyakarta yang mayoritas
Yogyakarta yang
mayoritas berlatar berlatar belakang pesantren tradisional. Lkis bermula dari sebuah kelompok
belakang pesantren diskusi mahasiswa yang sebagian besar adalah mahasiswa Institut Agama Islam
tradisional. Lkis Negeri (kini Universitas Islam Negeri =UIN) Sunan Kalijaga di Yogyakarta yang
bermula dari sebuah
kelompok diskusi banyak mendiskusikan wacana-wacana pluralisme dan saling menghormati
mahasiswa yang antarumat beragama. 89
sebagian besar adalah
mahasiswa Institut
Agama Islam Negeri Lkis menerbitkan buku-buku Islam berhaluan liberal-kiri. Buku pertama yang
(kini Universitas Islam diterbitkannya pada tahun 1993 adalah Kiri Islam, terjemahan dari buku Between
Negeri =UIN) Sunan Modernity and Postmodernity: The Islamic Left and Dr Hassan Hanafi’s Thought,
Kalijaga di Yogyakarta
yang banyak A Critical Reading, karya Kazuo Shimogaki yang terbit tahun 1988. Buku Kiri
mendiskusikan wacana- Islam terjual cepat, karena periode awal 1990-an adalah masa ketika kelompok
wacana pluralisme dan radikal mahasiswa bangkit menuntut kebebasan dari pemerintah Orde Baru
saling menghormati
antarumat beragama. yang mengekang bacaan mereka. Sehingga, semua buku yang berjudul kiri
segera laris terjual.
272

