Page 298 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 298

Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3







                                    78    Hartono Ahmad Jaiz, Aliran dan Paham Sesat di Indonesia, (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar,
                                          2002). Buku ini setidaknya telah mengalami tujuh kali cetak-ulang dan terjual sebanyak
                                          lebih dari 30 ribu kopi.
                                    79    Hartono Ahmad Jaiz, Bahaya Pemikiran Gus Dur: Menyakiti Hati Umat, (Jakarta: Pustaka
                                          Al-Kautsar, 2000).
                                    80    Hartono Ahmad Jaiz dan Abduh Zulfidar Akaha,  Bila Kyai Dipertuhankan: Membedah
                                          Sikap Beragama NU, (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2001, cetakan ke-4 2004).
                                    81    Hartono Ahmad Jaiz, Menangkal Bahaya JIL & FLA, (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2004),
                                          cetakan ke-7.
                                    82    Watson, ”Islamic Books,” hal. 201.
                                    83    Mawardi Noor, Garis-Garis Besar Syariat Islam, (Jakarta: Khairul Bayan, 2002).
                                    84    Muhammad Ismail Yusanto dan Muhammad Karebet Widjajakusumo,  Manajemen
                                          Strategis Perspektif Syariah, (Jakarta: Khairul Bayan, 2003).
                                    85    Fauzan Al-Anshari, Hukuman Bagi Konsumen Miras & Narkoba, (Jakarta: Khairul Bayan,
                                          2002).
                                    86    Adian Husaini,  Nurcholish Madjid: Kontroversi Kematian dan Pemikirannya,  (Jakarta:
                                          Khairul Bayan, 2005)
                                    87    Ketiga majalah tersebut dicetak mewah, full-colour, dan mengkilat. Fikri dicetak sebanyak
                                          10.000 eksemplar dengan 30 persen terjual, Insani dicetak sebanyak 7500 juga sekitar 30
                                          persen terjual, dan Alia dicetak 12.500 eksemplar dan 60 persen di antaranya terjual. Lihat
                                          Watson, ”Islamic Books,” hal. 202.
                                    88    Watson, ”Islamic Books,” hal. 202.
                                    89    Vermonte, “Penerbitan Islam,” hal. 264.
                                    90    Buku ini merupakan hasil suntingan Djohan effendi bersama Ismet Nasir, atas seluruh
                                          catatan keseharian Ahmad Wahib, seorang tokoh muda HMI yang dikenal sangat kritis
                                          terhadap ajaran Islam. Tulisan-tulisan reflektif tersebut dijadikan sebuah buku utuh oleh
                                          Djohan dan Ismet pasca Ahmad Wahib wafat dalam sebuah kecelakaan sepeda motor pada
                                          tahun 1971. Namun, munculnya karya kontroversial ini kontan disikapi dengan bermacam
                                          sikap dari umat muslim, termasuk oleh DEPAG RI. Sebagian menerima namun banyak juga
                                          yang menolak kehadiran buku ini. Terkait penolakan atas buku ini, hal tersebut tercermin
                                          ketika beberapa komunitas Islam (koalisi 8 organisasi Islam) yang dikomandoi oleh DDII
                                          pada tahun 1997 melakukan demonstrasi kepada Harian Republika atas dimuatnya tulisan
                                          tentang pemikiran Ahmad Wahib dalam,  Dailog Jum’at  (31  Maret  1995).  Lebih  lanjut
                                          lihat, Hefner, Islam Pasar Keadilan, Artikulasi Lokal, Kapitalisme, dan Demokrasi, (LKIS,
                                          Yogyakarta, 2000), khususnya bab tentang, “Print Islam : Media Massa dan Persaingan
                                          Idelogis di Kalangan Muslim Indonesia”, hal. 43-90. Namun terlepas dari pro-kontra
                                          tersebut, faktanya hingga tahun 2006, buku tersebut sudah dicetak ulang sebanyak  6 kali
                                          dan telah terjual hingga 50 ribu kopi. Lihat, Cahyo Junaedy, Saksi di Gerbang Orde Baru,
                                          Harian Tempo, Suplemen Ruang Baca edisi 24 Januari 2006.
                                    91    Buku ini merupakan Karya Prof..William Montgomery Watt dan diterjemahkan oleh Taufik
                                          Adnan Amal dari judul aslinya, Islamic Fundamentalism and Modernity. Buku ini diterbitkan
                                          oleh Raja Grafindo pertama kali pada tahun 1997 dan dicetak ulang pada tahun 2001.
                                    92    Dalam edisi Inggrisnya, buku yang ditulis oleh Ali Syariati ini berjudul Man and Islam dan
                                          di Indonesia, diterjemahkan oleh Amien Rais dengan judul diatas. Sebelumnya, buku ini
                                          diterbitkan oleh penerbit Shalahuddin Press, Yogyakarta, dan tahun 1995. Edisi pertama
                                          buku ini dicetak sebanyak 5000 eksemplar dan terjual habis dalam rentang waktu yang
                                          relatif pendek, 4 bulan. Buku selanjutnya diterbitkan kembali oleh Raja Grafindo pada
                                          tahun 1995.
                                    93    Pasar Buku Islam Tengah Menggeliat, Kompas, 15 November 2003, lihat lebih lanjut dalam
                                          http://www2.kompas.com, (Di akses Juni 2008)
                                    94    Tentang buku-buku yang telah diterbitkan, lihat, http://bumiaksara.co.id/amzah.php.
                                    95    Dalam konteks penerbitan di Indonesia, termasuk untuk buku Islam, ukuran yang digunakan
                                          untuk mengukur bahwa sebuah buku termasuk dalam kategori best seller adalah bahwa
                                          buku tersebut telah terjual lebih 30 ribu eksemplar. Satnadar ini mengacu kepada batasan
                                          angka yang diberikan oleh penerbit Gema Insani Press, Lihat, “Buku Bertema Keluarga”,
                                          dalam http://www.republika.co.id/




                    282
   293   294   295   296   297   298   299   300   301   302   303