Page 302 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 302

Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3







                                    bisa diterima secara luas oleh regim yang berkuasa . Secara umum umat Islam
                                                                                    1
                                    di Indonesia kemudian lebih memfokuskan pada perjuangan Islam yang bersifat
                                    substantif dibanding legal formal sehingga umat Islam di Indonesia lebih mudah
                                    menyesuaikan diri dengan arus demokrasi yang sedang berkembang. Namun
            Dari sisi perkembangan   demikian di balik keberhasilan umat Islam dalam melahirkan strategi baru ini,
              partai-partai Islam,   ternyata juga masih memunculkan kelompok-kelompok kecil yang berhaluan
              saat ini ada dua tipe
             partai politik Islam di   Islam garis keras yang menolak model perjuangan Islam dari dalam sistem dan
             Indonesia yaitu partai   menekankan pada penerapan subtansi nilai-nilai Islam dalam berpolitik. Mereka
              Islam berbasis massa   ini menuntut penerapan syariah Islam dan merubah sistem dan perundangan
             Islam dan partai Islam   yang berlaku di Indonesia secara secara frontal .
                                                                                2
               berideologi Islam.
              Saat ini partai-partai
              yang dikategorikan    Dari sisi perkembangan partai-partai Islam, saat ini ada dua tipe partai politik Islam
             sebagai partai-partai   di Indonesia yaitu partai Islam berbasis massa Islam dan partai Islam berideologi
              Islam adalah Partai
              Keadilan Sejahtera    Islam. Kedua partai ini berbeda dalam hal azas yang mereka gunakan tetapi
             (PKS), Partai Persatuan   memiliki kesamaan dalam memperjuangkan aspirasi umat Islam dan dukungan
                Pembangunan         terhadap demokrasi. Saat ini partai-partai yang dikategorikan sebagai partai-
                (PPP) dan Partai
              Bulan Bintang (PBB)   partai Islam adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan
               sementara Partai     (PPP) dan Partai Bulan Bintang (PBB) sementara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
              Kebangkitan Bangsa    dan  Partai  Amanah  Nasional  (PAN)    walaupun  merupakan  partai-partai  yang
               (PKB) dan Partai
            Amanah Nasional (PAN)    berbasiskan umat Islam tetapi menyatakan diri sebagai partai terbuka. Secara
             walaupun merupakan     umum perbedaan-perbedaan penting tidak begitu nampak karena partai-partai
               partai-partai yang   di Indonesia baik yang disebut dengan partai Islam, nasionalis maupun sekuler
            berbasiskan umat Islam
             tetapi menyatakan diri   memiliki program kerja yang hampir sama. Ini terjadi karena banyak dijumpai
            sebagai partai terbuka.   aktifis-aktifis Islam yang ternyata bergabung dengan partai-partai nasionalis dan
                                    sekuler.










                                    Gerakan Politik Sebelum Kemerdekaan





                                    Menjelang kemerdekaan Indonesia umat Islam tampil mendirikan berbagai
                                    organisasi pergerakan menuntut kemerdekaan Indonesia. Sebagian  besar
                                    organisasi-organisasi itu pada awalnya memfokuskan kegiatan pada bidang
                                    dakwah, pendidikan dan sosial namun seiring dengan perkembangan waktu
                                    terus berkembang menjadi organisasi politik. Mereka mulai menyadari bahwa
                                    dakwah Islam tidak dapat lagi hanya menggantungkan pada model tradisional
                                    tetapi harus melalui organisasi yang lebih modern dan terstruktur guna melawan
                                    dominasi Belanda dan penetrasi Kristen. Perubahan-perubahan dilakukan
                                                                             3
                                    dengan cara melakukan pembaharuan di bidang keagamaan, pendidikan dan
                                    politik.




                    286
   297   298   299   300   301   302   303   304   305   306   307