Page 132 - PROSIDING KONFERENSI NASIONAL SEJARAH X Budaya Bahari Dan Dinamika Kehidupan Bangsa Dalam Persepektif Sejarah Jakarta, 7 – 10 November 2016 Jilid VII
P. 132
Ismaun. (2005). Filsafat Sejarah Sebuah Paparan Pengantar. Bandung: Historia
Utama Press. UPI Bandung
_______. (2001). Paradigma Pendidikan Sejarah yang Terarah dan Bermakna.
Historia. No.4. Vol. II. : 88-118.
Johnson. E.B. (2009). Contextual Teaching and Learning. Terjemahan.
California: Corlin Press.
Kartodirdjo, Sartono. (1992). Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah.
Jakarta: Gramedia.
Kemdikbud RI. (2015). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia Nomor 103 tahun 2014 Tentang Pembelajaran pada
Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Jakarta: Kemdikbud.
______. (2016). Panduan Penyusunan Soal High Orther Thinking Skill’s (HOTS).
Direktorat Pembinaan SMA: Jakarta
______. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia Nomor 103 tahun 2014 Tentang Standar Proses Pendidikan
Dasar dan Menengah. Jakarta: Kemdikbud.
Kumalasari, Dyah. (2005). “Sejarah dan Problematika Pendidikan”. Istoria. Vol. 1
No. 1, September 2005. hal. 7 – 22.
Lubis, N. (Editor). (2001). 80 Tahun Prof. Sartono Kartodirdjo: Pelopor Sejarah
Indonesia. Jakarta: MSI-Satya Historika.
Marno dan Idris. (2014). Strategi, Metode, dan Teknik Mengajar: Menciptakan
Keterampilan Mengajar Seara Efektif dan Edukatif. Yogyakarta Arruz
Media.
Pranoto, Suhartono. (2010). Teori dan Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Graha
Ilmu.
Pribadi, Beny. A. (2009). Model desain sistem pembelajaran. Langkah penting
merancang kegiatan pembelajaran yang efektif dan berkualitas. Jakarta:
Dian Rakyat
Rochmat, Saefur. (2009). Ilmu Sejarah dalam Perspektif Ilmu Sosial. Yogyakarta:
Graha Ilmu.
Saud, Udin. S. (2008). Inovasi Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
29

