Page 264 - 02 BUKU BAHAN MATERI FILM SEJARAH 270118
P. 264

BERITA PROKLAMASI KEMERDEKAAN DI INDONESIA






                   perayaan kemerdekaan dengan melakukanpawai dan membawa bendera
                   Merah Putih. Hal yang sama juga terjadi di Hulu Sungai dengan Ibukota
                   Kandangan.

                         Inisiatif para pemuda dan tokoh-tokoh pergerakan, semua rakyat
                   menyanyikan  lagu  Indonesia  Raya  dan  menaikkan  bendera  Merah
                   Putih. Penyebaran pamflet dan pembuatan tugu lilin sebagai simbol api
                   kemerdekaan dipelopori oleh Hamli Tjarang dan kawan kawan. Bersama

                   dengan itu, para pejuang Kandangan lainnya juga membentuk organisasi
                   kelaskaran yang bernama GERMERI (Gerakan Rakyat Mempertahankan
                   Republik Indonesia) pada tanggal 23 Agustus 1945. GERMERI tumbuh dari
                   berbagai organisasi bawah tanah yang ada pada masa Jepang.

                         Jadi tidak mengherankan kalau sejumlah peristiwa patriotik di
                   Kandangan dipelopori para tokoh GERMERI, seperti Baseri alias Hasnan
                   Basuki,  Baderun  alias  Bayam  S,  H.A.  Jingga,  Masdar,  dan  Amir  Kasan.
                   Mereka antara lain memuat berita proklamasi kemerdekaan di surat kabar

                   Borneo Simboen, mengadakan pasar malam selama 7 hari di Kandangan
                   disertai penyebaran berita kepada masyarakat, pembuatan tugu lilin
                   sebagai peringatan api kemerdekaan, dan lain– lain.Selain GERMENE juga
                   dibentuk BPPKI (Barisan Pelopor Pemberontak Kalimantan Indonesia) pada

                   akhir Agusus 1945 di bawah pimpin an M. Yusi.
                         Begitu pula potret yang sama juga  terjadi di  Kota Baru, kota lain
                   di Kalimantan Selatan. Selain pengibaran bendera Merah Putih, sebagai
                   bentuk dukungan terhadap pemerintah Republik Indonesia, masyarakat

                   Kota Baru juga membentuk organisasi sebagai alat untuk mempersiapkan
                   dan mempertahankan kemerdekaan. PPRI (PersiapanPemerintah Republik
                   Indonesia) terbentuk pada tanggal 1 Oktober 1945 dengan berlokasi di
                   sekolah rakyat di Kampung Baharu Kota Baru.








                                                                                       263
   259   260   261   262   263   264   265   266   267   268   269