Page 262 - 02 BUKU BAHAN MATERI FILM SEJARAH 270118
P. 262

BERITA PROKLAMASI KEMERDEKAAN DI INDONESIA






                   ditambah pula sesudah berita Borneo Shimbun di Banjarmasin dan
                   Kandanganmenyiarkan berita Proklamasi, termasuk juga Undang-undang
                   Dasar  Negara  danpengangkatan Ir. Pangeran  Mohammad Noor  selaku

                   Gubernur Kalimantan, rakyat Kalimantan sadar bahwa telah terjadi
                   perubahan politik yangmendasar di Indonesia.


                   d. Respons Terhadap Berita Proklamasi

                         Sama seperti halnya di daerah lain, masyarakat Kalimantan atau
                   Borneo juga memiliki respons yang beragam terhadap proklamasi. Latar
                   belakang etnis, status sosial-ekonomi, dan juga pola hubungan politik
                   yang digagas dengan kelompok kekuasaan turut mempengaruhi pola

                   respons yang diberikan terhadap perkembangan baru menyusul proklamasi
                   Indonesia pada  17 Agustus 1945.
                         Respon masyarakat Banjarmasin terhadap proklamasi, adalah mereka
                   menyadari bahwa kemerdekaan sangat penting agar bisa terlepas dari

                   penjajahan yang membuat rakyat sengsara.Sebelum hari proklamasi tiba
                   rakyat Banjarmasin telah melakukan rapat-rapat rahasia dan pembentukan
                   organisasi yang bertujuan menghimpun kekuatan guna melawan pemerintah
                   Jepang. Pada tanggal 9 Agustus 1945 diadakan rapat rahasia yang dihadiri

                   oleh  M  Amir  Effendi,  Dr.  Sosodono,  Mr.Rusbandi,  Achmad  Ruslan,  dan
                   Panferan Musa Andikesuma.
                         Dari pertemuan rahasia yang dilakukan pejuang Banjarmasin
                   tersebut terbentuklah sebuah organisasi yang bernama Badan Pertahanan

                   Perlawanan  Jepang.  Hal yang sama  juga berlangsung di daerah lain, yaitu
                   Barabai dan  Amuntai. Beberapa hari setelah tanggal  15  Agustus 1945, Tuan
                   Hayakawa, Borneo Meinsebu Cokan, memanggil para tokoh Banjarmasin, yaitu
                   anatara lain Hadhariyah M, Mr Rusbandi, dan Pangeran Musa Andikesuma.

                   Dalam pertemuan tersebut diumukan bahwa Jepang telah kalah terhadap sekutu,
                   sehingga dalam waktu dekat pemerintah sekutu akan datang ke Banjarmasin.
                         Tanggal 16  Agustus 1945 berdiri PRI (Persatuan Rakyat Indonesia)

                                                                                       261
   257   258   259   260   261   262   263   264   265   266   267