Page 197 - Menabung_Ebook
P. 197
Uang kertas tersebut tetap merupakan alat pembayaran yang sah sampai
saatnya digantikan dengan uang kertas lainnya. Bank Indonesia menarik dari
peredaran uang kertas pecahan 500 dan 1000 sejak 28 September 1959 dan
kesempatan penukaran sampai tanggal 31 Desember 1959. Jadi, uang itu
digunakan sebagai alat pembayaran yang sah terhapus mulai 1 Januari 1960.
Uang yang digunakan untuk penukaran adalah uang kertas Bank Indonesia
pecahan Rp5,00 hingga Rp100,00 dari seri hewan dan emisi tahun 1952. Menabung Membangun Bangsa
Dampak kebijakan Konsolidasi Juanda 25 Agustus 1959 bagi dunia
perbankan adalah bank-bank mengalami kesulitan likuiditas karena
pembekuan simpanan saldo bank. Sebagai dampaknya, bank tidak bisa
memberikan kredit kepada perusahaan untuk kegiatan ekspor, impor,
produksi, dan distribusi. Akibatnya, kenaikan harga barang dan biaya
hidup masih terjadi pada akhir 1959. Selain itu, para penabung juga tidak
dapat mencairkan semua tabungannya hingga periode yang ditentukan.
Masyarakat awam banyak yang bingung dan kecewa karena penurunan nilai
uang yang mereka miliki dan bekunya sejumlah uang tabungan mereka.
Dampak Sanering 1959 tampaknya lebih dahsyat daripada kebijakan Gunting
Sjafruddin yang terjadi pada awal periode 1950 an.
Menurut berita harian Merdeka, 26 Agustus 1959, pasar-pasar di Jakarta
sepi, banyak pedagang yang menahan diri untuk melepas barang dagangannya.
Sebaliknya pengunjung pasar juga hanya datang ke pasar untuk memantau
harga barang. Diberitakan juga, rombongan mobil mewah beriringan menuju
arah luar kota Jakarta untuk membeli buah-buahan atau berbagai barang
dengan menggunakan pecahan ribuan dan lima ratusan. Sebagaimana terjadi
pada tahun 1950, banyak masyarakat di daerah pedalaman yang terlambat
mengetahui keputusan pemerintah yang mendadak itu. Pada koran yang
sama dikabarkan juga beberapa warga luar Jawa yang baru tiba di Jakarta
pada 25 Agustus 1959 banyak menderita kerugian karena uang ribuan dan
lima ratusan mereka berkurang nilainya dalam sekejap. 187

