Page 354 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 354
Bab VI
Institusi dan Praktik Keagamaan
Setyadi Sulaiman
Jajat Burhanudin
nstitusi dan praktik keagamaan ulama sufi, begitu pula dengan karya-
di Asia Tenggara, adalah wujud karya keagamaan (kitab) yang mereka
Ipenterjemahan ajaran Islam tulis. Jadi perlu dicatat bahwa isu-isu
dikalangan penduduk Muslim, yang keagamaan yang menjadi perdebatan
terkonsentasi di kota-kota kerajaan, pada masa awal Islam berkisar pada
dalam kehidupan sosial-politik ajaran sufisme. Di samping itu,
dan budaya. Wujud dari praktik perkembangan sufisme juga terkait
keagamaan yang menonjol dalam masa dengan fakta bahwa aspek ajaran Islam
prakolonial, yakni hukum, sufisme, ini, yang menekankan dimensi spiritual,
dan pendidikan. Terkait dengan aspek dirumuskan dalam kerangka politik-
pertama, hukum—selain mengacu pada berorientasi raja. Konsep insan kamil
kehidupan komunitas Muslim yang dalam sufisme misalnya berkembang
berusaha mempraktikkan ajaran-ajaran menjadi konsep raja sufi. Karena itu,
Islam, juga merujuk pada praktik dan pertumbuhan sufisme juga didukung
institusi hukum di kerajaan. Aspek istana.
hukum adalah satu bidang yang menjadi
perhatian penguasa dalam proses Sedangkan pendidikan, pembahasan
pembentukan dan konsolidasi kerajaan. diarahkan pada proses pembelajaran
yang berlangsung di istana kerajaan
Sedangkan aspek kedua, sufisme, terkait maupun di tengah tokoh masyarakat
dengan aliran pemikian Islam yang yaitu suatu bentuk praktik keagamaan
paling awal di Asia Tenggara. Bahkan, yang kemudian dilembagakan dalam
keberhasilan Islamisasi dihubungkan wujud pesantren di Jawa, pondok
dengan sifat ajaran sufisme yang adaptif di dunia Melayu (Sumatera dan
pada keragaman pola kehidupan budaya, Semenanjung Malaya serta Patani),
yang masih melanjutkan tradisi pra- surau di Minangkabau dan dayah di
Islam. Pandangan ini didukung fakta Aceh. Lembaga pendidikan ini telah
bahwa ulama Nusantara pada masa berjasa menciptakan kaum Muslim
awal perkembangan Islam adalah yang memiliki kemampuan intelektual
Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik 343

