Page 356 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 356

Islam, disebut ulama, yang kemudian     kebebasan dalam memberlakukan ajaran                        tinggal di tanah Jawa, mereka menjadi   yang kemudian berkembang menjadi
            mewarnai sejarah Islam di Asia          agama mereka, termasuk hukum Islam                          kekuatan ekonomi yang besar dan        pola pelaksanaan hukum atas dasar
            Tenggara.                               dalam kehidupan sosial dan ekonomi                          berpengaruh tidak saja dalam laju proses   pelimpahan wewenang (tawliyah)
                                                    perdagangan. Tak jarang, mereka juga                        Islamisasi—menarik penduduk lokal      terhadap sekelompok tokoh agama
                                                    bisa membuat pihak istana untuk beralih                     menjadi Muslim—bahkan juga di bidang   yang telah mengambil bentuk dewan
            Hukum
                                                    menjadi Muslim. 2                                           politik, sebagai penguasa yang berhasil   atau majlis, yang disebut ahlul halli wal
            Pada abad ke-13, para pedagang                                                                      mengambil alih kontrol perdagangan     aqdi (ahl al-hall wa al-ʻaqd), mereka yang
            Muslim yang tinggal di kota-            Selain di Malaka, fenomena tersebut                         dan kekuasaan. 4                       memenuhi syarat untuk mengambil
            dagang di Nusantara telah berusaha      berlaku pula di kota-dagang Palembang.                                                             keputusan hukum.
            menerapkan hukum Islam dalam            Di kota ini kewenangan untuk                                Selain membangun masjid dan
            tata cara perdagangan. Keberadaan       menerapkan hukum Islam diberikan                            mendatangkan ulama (mollahs) dari      Dalam perkembangannya, praktik
            komunitas pedagang yang beragam         kepada komunitas non-pribumi yang                           Timur Tengah, mereka mewujudkan        pengambilan hukum serupa muncul
            secara etnis, budaya dan bahkan agama   beragama Islam. Di masa Ratu Sinuhun                        ajaran agama dalam kehidupan           presedennya ketika Wali Songo—
            telah mendorong diberlakukannya satu    dibuatlah Undang-Undang Sinbur                              keseharian. Para ulama mungkin juga    sembilan ulama (wali)—terlibat dalam
            sistem hukum yang mengatasi semua       Cahaya—yang secara khusus mengatur                          bertindak sebagai penengah atau juru   proses Islamisasi di tanah Jawa.
            perbedaan tersebut. Diadopsinya Islam   aturan kaum pedagang dan pejabat                            damai (hakam) dalam setiap masalah     Disejajarkan dengan ahlul halli wal
            sebagai suatu sistem hukum dagang       negara oleh kesultanan Palembang.                           yang muncul di tengah masyarakat.      aqdi dalam sejarah Islam, Wali Songo
            karena lalu lintas perdagangan di waktu   Aturan hukum berlaku baik bagi non-                       Situasi ini memperlihatkan betapa      berperan penting dalam memutuskan
            itu telah didominasi para pedagang      pribumi Muslim maupun para pedagang                         praktik hukum Islam telah mulai        masalah agama, kenegaraan dan semua
            Muslim baik dari Timur Tengah maupun    mancanegara. 3                                              menjadi salah satu agenda utama        urusan terkait dengan kehidupan
            Asia Selatan. 1                                                                                     masyarakat.                            kaum Muslim. Sebagai contoh, di
                                                    Di Jawa hal serupa terjadi juga Praktik                                                            bawah pimpinan Sunan Giri, majlis
            Di saat bersamaan, para pedagang        hukum Islam menjadi perhatian kaum                          Dari perspektif hukum, praktik         wali songo mendorong Raden Fatah
            Muslim tidak jarang menjadi undangan    Muslim—kebanyakan pedagang dari                             penerapan hukum yang melibatkan        mendeklarasikan kemerdekaan Demak.  5
            raja. Di Malaka, misalnya, para pedagang   mancanegara—yang tinggal di kota-                        ulama ini disebut tahkim, yakni
            Muslim mancanegara diundang untuk       dagang di pantai utara Jawa. Tome Pires,                    mengangkat seseorang untuk bertindak   Beberapa kasus di atas menjelaskan
            kepentingan fiskal kerajaan. Situasi ini   yang mengunjungi daerah pelabuhan                        sebagai hakam. Pengakuan masyarakat    hubungan ulama dan raja, yang faktanya
            memungkinkan terbentuknya komunitas     di Nusantara pada 1513, mengatakan                          terhadap pengetahuan para ulama        menentukan corak lembaga dan praktik
            dagang besar dan memegang kekuatan      bahwa kaum Muslim telah hadir sebagai                       menyangkut ajaran Islam menjadi        hukum di kerajaan-kerajaan Islam Asia
            ekonomi di kota-dagang di Sumatra,      sebuah komunitas khusus di antara                           satu prasyarat untuk tampil sebagai    Tenggara prakolonial. Di Samudra Pasai,
            yang masih di bawah kekuasaan           masyarakat pribumi yang hidup sebagai                       juru damai, di samping posisinya       kerajaan Islam pertama pada abad ke-13,
            Hindu-Budha. Para pedagang Muslim       pedagang. Mereka terdiri dari orang                         sebagai mubalig dan tokoh agama yang   hubungan erat ulama-raja juga terbangun
            mancanegara tersebut mampu menekan      Persia, Gujarat, Bengal, Melayu dan lain-                   bisa menjawab masyarakat tentang       secara kokoh. Ibnu Battuta, pengembara
            elit lokal untuk memberi sejumlah       lain. Setelah sekitar tujuh puluh tahun                     masalah keagamaan. Praktik inilah      yang mengunjungi Samudra Pasai



         344    Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik                                                                                           Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   345
   351   352   353   354   355   356   357   358   359   360   361