Page 361 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 361
dan segala urusan kaum Muslimin. yang dikusasi ulama-cum-raja, yang telah kasus perceraian, waris, dan wasiat, berada langsung di bawah raja. Nama
Bahkan tak jarang mereka menentukan lama terlibat dalam perdagangan jarak memutuskan hukuman mati, berdoa khusus diberikan untuk jabatan
sekaligus mengangkat seorang sultan, jauh berskala internasional. Penaklukan kepada Tuhan meminta keberkahan penghulu di tingkat kerajaan, yakni
mengesahkan dan memberi gelar atas Giri-Gresik pada 1636, basis terakhir untuk raja dan keluarga kerajaan, Pangeran Penghulu Nata Agama, yang
sultan pada penguasa kerajaan Islam di kekuatan Islam pesisir oleh ulama, tentara, dan seluruh rakyat. Penghulu setingat dengan Patih. Sebagai jabatan
Jawa, menentukan garis besar politik melengkapi keberhasilannya sebaga sekaligus seorang ahli astronomi dan tertinggi di bidang agama, penghulu di
pemerintahan, ikut bertanggung jawab penguasa seluruh tanah Jawa. Bahkan, menguasai buku-buku agama, imam Palembang membawahi sejumlah jabatan
di bidang keamanan Muslim dan di tangan anak dan penerusnya, para masjid agung, pendakwah, juga guru yang secara khusus dirancang untuk
kerajaan Islam, dan berhak mencabut ulama pernah menjadi sasaran tindakan agama”. 21 membantu tugas-tugas penghulu—yakni
kedudukan sultan bila menyimpang dari kekerasan dan pembunuhan. 19 Khatib Penghulu, Khatib Imam, Khatib
kebijakan para Wali Songo. 18 Sejak abad ke-19, terdapat penghulu di dan Modin. 24
Dengan latarbelakang politik inilah istana, penghulu ageng, yang diangkat
Posisi ulama inilah yang membedakan lembaga penghulu berkembang di raja dan ditegaskan melalui tauliyya. Penghulu di kerajaan Palembang
lembaga penghulu masa kerajaan Mataram, yang memperlihatkan corak Di bawahnya adalah penghulu ketib dan mengurus beberapa bidang, di
Demak-Pajang, yang secara kultural berbeda dari penghulu masa kerajaan penghulu lurah naib untuk masing-masing antaranya: (1) bidang ibadah, penghulu
mewakili budaya pantai utara Jawa Demak dan Pajang. Pada masa ini, kabupaten. Tingkat yang paling rendah adalah pemimpin masjid—dengan
yang kosmopolit, dengan penghulu penghulu menjadi kepala dari apa adalah kaum, yang bertanggung jawab tugas mengatur dan memimpin shalat
masa kerajaan Mataram yang berbasis yang dikenal sebagai “Mahkamah untuk administrasi Islam di pedesaan. dan kegiatan lain di masjid—dan juru
22
budaya Jawa pedalaman. Bila yang Surambi”, yang sepenuhnya berada di Dengan jabatan tersebut, penghulu ageng doa di tengah masyarakat; (2) bidang
pertama hadir lebih sebagai lembaga bawah kontrol kerajaan. Di beranda termasuk ke dalam elit yang berkuasa, kekeluargaan, yang meliputi tugas
permusyawaratan ulama di kerajaan, masjid agung, surambi—asal-muasal priyayi, menjadi kepala abdi dalem mengurus dan mencatat perkawinan dan
maka yang kedua tampil sebagai nama pengadilan tersebut—penghulu pamethakan, sekelompok pejabat kraton menyelesaikan perselisihan antara suami
bagian dari birokrasi kerajaan yang memimpin sidang pengadilan. 20 yang bertanggung jawab terhadap hal- istri; dan (3) bidang kemasyarakatan,
sepenuhnya berada di bawah kontrol hal yang berhubungan dengan Islam penghulu mengemban tugas untuk
raja. Penghormatan terhadap otoritas Apa yang menjadi wilayah yurisdiksi dalam urusan-urusan kerajaan. Pada membantu dan melayani masyarakat
para ulama yang dipimpin Sunan Giri pengadilan surambi dalam bayak hal saat bersamaan, dia juga menjadi elemen di bidang keagamaan—yakni memberi
di Demak, tidak ditemukan pada masa meneruskan yurisdiksi pengadian penting dalam penciptaan kehidupan fatwa, menyelengarakan pendidikan
kerajaan Mataram. raja pada masa Majapahit, masalah- keagamaan dan pelaksanaan tugas-tugas dan pengajaran agama, menjadi juru
masalah sosial-kemasyarakatan yang Islam di dalam kerajaan. 23 rembuk (musyawir), mengumpulkan dan
Dalam dinamika perpolitikan Mataram, disebut pradata. Penghulu dalam isu- membagi zakat, memelihara harta wakaf,
tercatatlah bahwa Sultan Agung isu demikian, mulai dari masalah- Selain di Jawa, lembaga penghulu mengurus jenazah, memelihara makam
melakukan serangkaian tidakan masalah keluarga sampai kriminal; juga dikenal di kerajaan Palembang. dan tempat keramat, dan menyembelih
penaklukkan terhadap kerajaan-kerajaan bertanggungjawab atas tugas-tugas Di sini, penghulu adalah jabatan hewan ternak untuk acara-acara khusus
Islam di sepanjang pantai utara Jawa yang beragam, yakni “mengadili kasus- tertinggi bidang keagamaan yang yang diadakan oleh masyarakat. 25
348 Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik 349

