Page 362 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 362

Di kerajaan Banten, terdapat Pakih      kerajaan dari sekitar tahun 1662/63                         masalah-masalah yang dibawa ke         memiliki otoritas keagamaan. Melalui
            Najmuddin yang secara kelembagaan       menegaskan keterlibatan politik kadi                        depan pengadilan. Dalam sidang-sidang   lembaga kadi, hukum Islam (syariah)
            dan hubungan dengan kerajaan, lebih     tersebut. Kadi dilaporkan telah memberi                     pengadilan yang tidak bisa diselesaikan   dirumuskan dan fatwa dikeluarkan.
            dekat dengan model kadi di Samudra      legitimasi Muhammad kecil untuk                             oleh kadi, sultanlah yang mengambil    Dengan demikian, ulama memegang
            Pasai dan Aceh ketimbang dengan         menjadi pengganti Maulana Yusuf, raja                       keputusan. Kenyataan ini mengandaikan   peran sentral dalam meregulasi dan
            penghulu di kerajaan Mataram. Di        ketiga Banten yang meninggal pada                           kemungkinan adanya proses banding      menentukan kehidupan keagamaan
            samping sangat mandiri—hampir-          1580, melawan Pangeran Jepara, saudara                      kepada sultan yang dilakukan oleh      umat Islam. Posisi kadi sering dianggap
            hampir bebas dari intervensi raja—      Maulana Yusuf. 27                                           pihak-pihak yang tidak puas dengan     sebagai indikator pengaruh Islam dalam
            lembaga hukum di Banten banyak                                                                      keputusan keputusan kadi. Kekuasaan    masyarakat Muslim. 32
            diduduki kaum ulama, bersama            Dengan posisinya yang demikian, maka                        sultan untuk mengadili terutama
            jabatan-jabatan lain di kerajaan. Jabatan   peran Pakih Najmuddin dalam praktik                     diarahkan terhadap perkara perselisihan   Kehadiran jabatan kadi dapat ditelusuri
            mahkamah agung, misalnya, yang          hukum Islam berlangsung efektif.                            di antara pejabat istana. 30           ke periode ketika Islam muncul sebagai
            menangani fungsi pengadilan, dipegang   Dalam hal ini, kerajaan Banten dapat                                                               sebuah kekuatan politik. Sejarah Melayu,
            oleh ulama. Hal ini sejalan dengan      disamakan dengan Kerajaan Aceh.                             Memang hukum Islam bukan satu-         misalnya menyebut Kadi Yusuf—ayah
            catatan orang-orang Belanda yang        Pelaksanaan hukum Islam di kerajaan                         satunya sistem hukum yang berlaku      dari Kadi Munawar Shah—sebagai
            pertama kali datang ke Banten pada      yang terletak di ujung bagian barat                         di kerajaan Banten, seperti halnya di   salah seorang yang “mempengaruhi
            1596, yang menyebut pemegang jabatan    pulau Jawa ini berlangsung lebih ketat                      kerajaan-kerajaan lain di Nusantara,   perpindahan penduduk Malaka ke
                                                                                                                                                                          33
            agama tertinggi sebagai ”opperste ceque”,   dibandingkan kerajaan-kerajaan lain di                  praktik pengadilan di Banten adalah    dalam agama Islam”.  Disebutnya
            syaikh tertinggi, yang didatangkan dari   Nusantara. Bersama-sama dengan Aceh,                      perpaduan dari hukum Islam (syariah),   kepala pengadilan (kadi) beberapa kali
                                                                                                                                          31
            Makkah. 26                              kerajaan Banten merupakan bukti dari                        adat lokal dan keputusan raja.  Namun,   dalam Sejarah Melayu menunjukkan
                                                    meningkatnya Islam berorientasi syariah                     dengan batas wewenang tersebut, kadi   nilai penting agama di dalam peradilan.
            Kedudukan Pakih Najmuddin jauh lebih    di Nusantara pada abad ke-17. Lembaga                       di Banten tetap memiliki peran dominan   Sultan Mahmud Shah, raja Malaka,
            kuat dibandingkan dengan kedudukan      kadi didirikan antara lain untuk                            dalam proses pengambilan hukum         digambarkan dalam Sejarah Melayu
            kadi di kerajaan-kerajaan di Jawa. Pakih   menjamin bahwa syariah diterapkan di                     khususnya menyangkut hukum Islam.      belajar dari Kadi Munawar Shah tentang
            Najmuddin-lah yang menunjuk pejabat-    kerajaan.  Sebagai contoh, hukum Islam                      Kadi kerajaan Banten juga memiliki kitab   ajaran Islam yang berkaitan dengan
                                                            28
            pejabat agama di tingkat desa dan       yang melarang pemakaian candu dan                           hukum Islam sendiri selain al-Qur’an   persoalan sosial. 34
            karena itu memberikan kepada mereka     tembakau mulai dijalankan. 29                               dan Sunnah, yang menjadi sumber
            suatu legitimasi. Bahkan, kadi di Banten                                                            hukum dalam memutuskan perkara di      Jejak sejarah keberadaan kadi bahkan
            pada akhir abad ke-16 dan awal abad     Terhadap kondisi di atas, perlu juga                        pengadilan.                            dapat dilacak hingga abad ke-15, ketika
            ke-17 memainkan peran kunci dalam       dicatat di sini adalah kuatnya dukungan                                                            Kerajaan Malaka  masih berkuasa.
                                                                                                                                                                      35
            konstelasi politik di Banten. Sebagian   raja terhadap proses pengadilan                            Lembaga kadi adalah nama lain dari     Praktik hukum di Kerajaan Malaka
            terkait dengan kondisi internal kerajaan,   berdasarkan ajaran Islam. Sultan Banten,                penghulu di Jawa. Seperti juga penghulu,   terefleksikan dalam Undang-Undang
            keterlibatan kadi dalam politik menjadi   Abdul Mafakhir (w. 1651), secara teratur                  kadi mempunyai kedudukan penting       Malaka (Fang [ed.] 1976) dan Undang-
            tidak terelakkan. Sejarah Banten, kronik   meminta agar diberi informasi tentang                    dalam sistem peradilan, mereka         Undang Laut Malaka (Winstedt dan de



         350    Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik                                                                                           Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   351
   357   358   359   360   361   362   363   364   365   366   367