Page 364 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 364
Jong [ed.] 1956: 22-59). Kedua teks ini suami tersebut, dengan mana yang Sejalan bangunan politik Kerajaan menyediakan sumber bagi perumusan
adalah sumber utama untuk mengetahui terakhir terlibat dalam sebuah perkelahian Malaka, implementasi hukum Islam dan hukum dalam undang-undang. Hukum
tentang cara kerajaan Malaka membuat dengan pemilik halaman: jika dia pemberlakuan tradisi pra-Islam harus Islam digambarkan telah memperluas—
regulasi di bidang sosial-politik dan (pemilik halaman) melawan dia dan dipandang sebagai keharusan secara atau lebih tepatnya memberi inovasi—
ekonomi. Kalau teks pertama mencakup yang mengejar terbunuh, yang terakhir sosiologis-historis. Jadi, baik ajaran Islam hukum adat, dengan menyebutkan
hampir setiap aspek kehidupan kerajaan, dipastikan meninggal dan tidak akan ada maupun tradisi lokal sangat penting dan “namun menurut hukum Tuhan”.
seperti tanggungjawab dan tugas-tugas pengadilan. Ini merupakan kebiasaan dari harus diadopsi sebagai hal yang bernilai. Dalam semua hal, teks Undang-Undang
raja dan para pegawainya, regulasi negeri. Tetapi menurut hukum Tuhan, dia Di Kerajaan Malaka, penguasa harus Malaka mencatat ketentuan hukum
tingkah laku rakyat kerajaan, hukuman yang membunuh harusnya juga dibunuh. menghadapi dua kelompok masyarakat: adat yang sudah berlaku di kerajaan,
bagi tindakan kriminal, yurisdiksi Ini sesuai dengan apa yang dinyatakan Muslim dan non-Muslim, masyarakat dan kemudian menambahkan beberapa
persoalan rumah tangga, dan regulasi dalam Qur’an dan terdapat dalam ajaran: yang masih sangat erat dengan poin yang berasal dari hukum Islam
yang berkenaan dengan hak milik, Tuhan menyuruh kita menegakkan yang kebudayaan dan politik pra-Malaka. Dari dalam al-Qur’an. Sebagai contoh, adalah
maka fungsi teks kedua terkait dengan baik dan melarang untuk melakukan yang perspektif ini, sifat putusan hukum dari keputusan hukum yang berhubungan
peraturan bahari bagi Kerajaan Malaka, buruk (amr bi al-maʻruf wa nahy ʻan aturan Malaka dibentuk melalui dan dengan pembunuhan seorang budak
seperti tugas-tugas nahkoda kapal, al-munkar). 36 berhubungan dengan kondisi historis dalam undang-undang tersebut.
transaksi komersial para penguasa, dan selama periode tersebut.
persoalan lain yang berkenaan dengan Bila diperhatikan secara seksama, Jika seorang budak mencuri dan
yurisdiksi nahkoda kapal laut. ketentuan hukum dalam kutipan di atas Dalam kaitan ini, juga penting ditangkap lalu kemudian dibunuh,
tampaklah bahwa ketentuan tersebut dicatat bahwa dalam Undang-Undang denda bagi separuh harga si budak akan
Seberapa jauhkah Islam menjadi bagian disusun atas dasar hukum Islam dari Malaka, hukum Islam diadopsi pada dibayar oleh si pembunuh: setengah
dari praktik hukum yang berlangsung di al-Qur’an dan adat lokal. Khususnya sebagian besar kasus-kasus di mana dari jumlah tersebut diserahkan kepada
kerajaan Malaka? Undang-Undang Melaka, dalam paragraf kedua, ketentuan hukum adat telah menyediakan penyelesaian menteri kerajaan dan setengah yang lain
Bab 5: bagian 1 dan 3 merumuskan tersebut mengacu pada al-Qur’an sebagai hukum. Misalnya adalah peraturan diserahkan kepada pemilik budak (tuan),
permasalahan tentang pembunuhan: yang berkenaan dengan hukuman karena (pembunuh tersebut) tetap lalai
pengganti kebiasaan lokal di Kerajaan
Bahkan jika seorang rakyat membunuh Malaka. Jadi, tradisi pra-Islam dalam bagi pembunuh seorang budak, dan tidak berhasil untuk memberitahu
penyalahgunaan dan menampar orang
tanpa kesalahan (dalam bagian ini, hukum yang berlaku, yang secara umum lain, mencuri atau mengotori rumah menteri. Tetapi menurut hukum Tuhan,
misalnya jika dia dihasut), dia diserahkan diketahui sebagai hukum adat, masih orang lain, mencuri kerbau, sapi, lembu, dia yang mencuri tidak harus dibunuh
untuk dihukum oleh Hukum Tuhan memiliki peran penting dalam mengatur atau kambing, dan peraturan mengenai tetapi sebagai gantinya tangannya harus
(Law of God). Inilah yang dipahami kehidupan masyarakat. Oleh karena tuduhan bagi hubungan seksual dipotong. 38
sebagai adil. Mengenai pembunuhan itu, aspek budaya dan politik di balik terlarang. 37 Jika kita melihat secara teliti cara teks
terhadap seorang pasangan hidup: jika ketentuan hukum di atas, dan isi naskah Undang-Undang Melaka memasukkan
seseorang (kekasih) berjalan kearah undang-undang secara umum, perlu Peraturan ini menunjukkan bahwa baik hukum Islam, tampak bahwa undang-
halaman seseorang dan dikejar oleh diperhatikan. hukum Islam maupun adat sama-sama undang tersebut mengadopsi hukum
352 Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik 353

