Page 569 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 569
Bab IX
Sejarah Penulisan dan
Penerjemahan Manuskrip
Keislaman Nusantara
Oman Fathurrahman
M. Adib Misbachul Islam
Pengantar perlu ditulis tersendiri. Selain itu,
sejarah penulisan dan penerjemahan
agian ini akan mengemukakan yang akan dikemukakan juga dibatasi
pembahasan tentang sejarah
Bpenulisan dan penerjemahan hingga akhir akhir abad ke- 19 saja.
manuskrip keagamaan di Nusantara. Pada awal abad ke-20, tradisi penulisan
Secara umum, kata ‘Nusantara’ dalam manuskrip tulisan tangan sudah jauh
hal ini merujuk pada wilayah-wilayah memudar, bahkan di banyak wilayah
yang sekarang menjadi bagian dari berhenti sama sekali.
Asia Tenggara, dengan penekanan pada Perlu dijelaskan terlebih dahulu
Indonesia. Adapun kata ‘manuskrip bahwa yang dimaksud dengan kata
keagamaan’ merujuk pada naskah- ‘tradisi penulisan’ dalam tulisan ini
naskah tulisan tangan (manuscript), baik adalah aktivitas para pengarang dan
yang berupa kitab-kitab keagamaan penyalin dalam menuliskan tema-tema
maupun manuskrip yang berisi teks keagamaan. Pengarang adalah mereka
lain, seperti teks sastra atau sejarah, yang menuliskan sendiri karya-
yang mendapat pengaruh agama. karyanya, sedangkan penyalin adalah
Kata ‘manuskrip’ dan ‘naskah’ akan mereka yang menuliskan ulang karya
digunakan secara bergantian dengan orang lain yang hadir sebelumnya.
pengertian yang sama.
Dalam dunia pernaskahan, identifikasi
Mengingat luasnya cakupan pengarang dan penyalin ini penting
pembahasan topik ini, dan dibedakan. Ada kalanya sebuah
mempertimbangkan kepakaran bidang manuskrip mengandung teks yang
keilmuan penulis, maka bagian ini sangat tua, misalnya ditulis oleh
akan dibatasi pada sejarah penulisan pengarangnya pada abad ke-17, tetapi
dan penerjemahan manuskrip manuskrip yang masih ada merupakan
keislaman di Nusantara. Untuk hasil tulis ulang penyalin dua ratus
manuskrip keagamaan selain Islam, tahun kemudian.
Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik 557

