Page 571 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 571

Mengetahui tradisi penyalinan ini sangat   Keadaan inilah tampaknya yang   di wilayah di Nusantara. Berawal dari   digunakan untuk menulis teks-teks
 penting dalam konteks manuskrip.   turut mendorong lahirnya suatu cara   dakwah sebuah agama, penerimaaan   berbahasa Jawa, baik Jawa kuno maupun
 Mengapa? Karena tidak seperti halnya   pendekatan yang merupakan bagian   masyarakat Nusantara tidak terbatas   Jawa baru. Pengaruh aksara Arab sangat
 sekarang, pada masa lampau, upaya   penting dari studi sastra lama, yaitu   pada ajaran agamanya, tetapi juga   dominan, meski mengalami penyesuaian
 untuk menggandakan atau memiliki   kritik teks/kritik naskah (Ikram and   terhadap segi-segi unsur budaya   dengan penambahan konsonan tertentu
 sebuah naskah penting, baru dapat   Pudjiastuti 1997, 33).  bawaannya (Ikram and Pudjiastuti 1997,   yang tidak ada dalam bahasa Arab.
 dilakukan dengan jalan menyalin   137). Unsur budaya bawaaan agama   Modifikasi ini melahirkan aksara Jawi,
 ulang naskah dimaksud. Hal ini   Selain itu, tradisi penyalinan juga   yang masuk seiring dengan dakwah   yang digunakan untuk menulis teks-
 diakibatkan oleh masih terbatasnya   sangat penting diketahui karena   agama itu pada akhirnya mendapat   teks berbahasa Melayu, Aceh, Minang,
 sarana dan teknologi cetak saat itu.   terkait dengan pengetahuan tentang   sambutan tersendiri dari penduduk   Wolio, dan lainnya; juga aksara Pegon
 sejarah perkembangan agama-agama
 Tentu saja, transmisi naskah dengan   di Indonesia, khususnya dalam konteks   Nusantara sehingga melahirkan   yang digunakan untuk menulis teks-teks
 jalan seperti itu memunculkan berbagai   produk budaya yang menjadi milik   berbahasa Jawa dan Sunda, atau aksara
 resiko yang sifatnya sangat manusiawi,   ini agama Islam, yang sama sekali tidak   masyarakat Nusantara. Aksara India   Serang untuk menulis teks berbahasa
 dapat dipisahkan dari tradisi tulis teks.
 seperti timbulnya berbagai perbedaan,   merupakan satu contoh unsur budaya   Bugis-Makassar. Kemunculan berbagai
 perubahan bahkan penyimpangan   yang mendapat sambutan secara kreatif   aksara turunan tersebut menunjukkan
 bacaan dari naskah aslinya, baik   Agama dan Tradisi Tulis  dari masyarakat Nusantara sehingga   adanya upaya adaptasi masyarakat
 perubahan tersebut disengaja atau tidak.   melahirkan beberapa aksara turunan   Nusantara atas berbagai unsur budaya
 Biasanya, bentuk penyimpangan bacaan   Agama sangat erat kaitannya dengan   India. Hal yang sama juga terjadi ketika   dari luar, tanpa tercerabut dari akar
 tradisi tulis, karena dalam agama ada
 yang diakibatkan oleh faktor kesengajaan   ajaran-ajaran yang tertulis dalam kitab   agama Islam masuk ke Nusantara.   kebudayaanya sendiri.
 dari penyalin itu berupa penambahan,   Seiring luasnya penerimaan masyarakat   Munculnya berbagai aksara turunan
 pengurangan dan perubahan kata atau   suci. Itulah yang terjadi di Nusantara.   Nusantara terhadap agama Islam, unsur   tersebut di atas sebagai dampak
 Islamisasi yang terjadi sejak abad ke-
 kalimat, sedangkan yang diakibatkan   13 khususnya, sangat mempengaruhi   budaya yang dibawa oleh agama Islam   budaya dari penetrasi sebuah agama
 oleh faktor ketidaksengajaan dari   lahirnya tradisi tulis baru di Nusantara.   pun juga diterima; dalam hal ini adalah,   itu menunjukkan kontribusi penting
 penyalin berupa penyimpangan dalam   Jika sebelumnya ada tradisi tulis   antara lain, aksara Arab.  yang diberikan oleh agama dalam
 bentuk ablebsi (kesalahan bacaan atas   Sanskerta atas pengaruh agama Hindu,   Sebagai unsur budaya yang terbawa   perkembangan tradisi tulis di Nusantara.
 huruf atau kata yang hampir sama   tradisi tulis kali ini menggunakan aksara   seiring dengan masuknya agama-  Bukti nyata dari kontribusi tersebut
 bentuknya), ditografi (pengulangan   Arab, atas pengaruh agama Islam.  agama di Nusantara, aksara India   adalah banyaknya naskah yang ditulis
 penulisan beberapa kata atau kalimat),   dan Arab telah memainkan peran   dengan aksara turunan India dan Arab
 haplografi (hilangnya satu kata atau lebih   Penetrasi agama ke berbagai kawasan   penting dalam sejarah perkembangan   di berbagai daerah yang menjadi tempat
 karena ada kata atau rangkaian huruf   di Nusantara dalam rentang waktu   tradisi tulis di Nusantara, seperti yang   penyebaran agama-agama. Selain itu,
 yang sama terulang dua kali berturut-  yang panjang tidak hanya menyebarkan   terdokumentasikan dalam naskah-  penetrasi agama juga membawa dampak
 turut), dan lakuna (terlampauinya   segi-segi doktrinal agamanya, tetapi juga   naskah kuno. Kemunculan aksara   pada kuatnya nafas keagamaan dari
 beberapa kata atau kalimat).  ikut mendorong munculnya tradisi tulis   Jawa yang berakar pada aksara India   agama yang membawa unsur budaya



 558  Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   559
   566   567   568   569   570   571   572   573   574   575   576