Page 572 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 572

bawaan tersebut dalam naskah-naskah     abad ke-14, menggantikan beberapa                           masa-masa awal. Sayangnya, pengaruh    tulisan, seperti Pallawa, atau pasca-
            kuno, baik yang ditulis dengan aksara   bentuk tulisan yang berkembang                              Parsi dalam aksara Jawi ini belum      Pallawa menjadi aksara Jawi, maka
            turunan India maupun yang ditulis       sebelumnya (Madmarn 1999, 40). Tidak                        banyak menjadi fokus penelitian para   mulai sekitar akhir abad ke-19, terjadi
            dengan aksara turunan Arab.             heran kemudian jika, sebagai salah satu                     peneliti.                              hal sebaliknya, yakni pergantian sistem
                                                    bentuk information storage, aksara Jawi                                                            aksara Jawi menjadi tulisan Latin. Tentu
            Aksara Jawi jelas hadir atas pengaruh   menyimpan banyak informasi masa lalu                        Terlepas dari asal-usul persisnya aksara   saja, dua fenomena pergantian sistem
            Islam dan Arab. Ia telah memainkan      tentang adat-istiadat, sastra, budaya, dan                  Jawi tersebut, dalam konteks tradisi   tulisan tersebut tidak terjadi secara
            peranan penting dalam menumbuh-         agama.                                                      intelektual Islam, aksara Jawi diakui   ekstrim, melainkan secara bertahap.
            kembangkan tradisi keberaksaraan                                                                    telah membawa masyarakat Muslim di     Pun tidak semua wilayah di Melayu-
            (literacy tradition) di kalangan masyarakat   Melalui aksara Jawi ini pula, “orang                  dunia Melayu, yang semula berada di    Nusantara mengalami kadar pergantian
            Melayu-Nusantara. Yang dimaksud         Melayu” secara politis menjadi                              pinggiran (pheriperal) menjadi bagian   yang sama. Di Malaysia misalnya,
            dengan Melayu-Nusantara di sini juga    terhubungkan dengan sebuah komunitas                        dari mainstream Dunia Islam. Hal ini,   hingga kini pengaruh aksara Jawi masih
            tidak terbatas pada wilayah di mana     yang lebih besar, yakni komunitas                           antara lain, terlihat dari terciptanya   terasa dalam tradisi keberaksaraannya.
            masyarakatnya berbahasa Melayu, tapi    masyarakat Muslim yang memiliki                             saling-silang hubungan antara sejumlah   Negara Brunei Darussalam bahkan
            juga berbahasa lain, seperti Sulawesi,   tradisi keberaksaraan (literate), dan sejajar              ulama Melayu-Nusantara dan ulama-      memasukkan keharusan menggunakan
            Kalimantan, dan bahkan Thailand         dengan komunitas bangsa-bangsa yang                         ulama besar di pusat keilmuan Islam,   aksara Jawi ini di dalam undang-
            Selatan dan Filipina Selatan, yang tradisi   telah terlebih dahulu menggunakan                      khususnya Makkah dan Madinah (Azra     undangnya. Di Indonesia sendiri, meski
            aksaranya menggunakan aksara Jawi.      tulisan Arab tersebut untuk menuliskan                      1994 khususnya bab 3 dan 4). Kitab-    hanya terjadi di beberapa wilayah,
            Aksara Jawi, tidak jarang dianggap      bahasa-bahasa mereka, seperti Parsi,                        kitab keagamaan dalam aksara Jawi,     seperti Sumatra Barat dan Aceh
            sebagai akses pertama sejumlah          Urdu, Turki, dan Asia Tengah.                               karangan para “ulama Jawi”, atau yang   misalnya, aksara Jawi hingga kini masih
            masyarakat bahasa di kawasan ini                                                                    biasa disebut sebagai Jama’at al-Jawiyin,   dipergunakan oleh sebagian kalangan
            terhadap tradisi keberaksaraan tersebut.   Sering diasumsikan bahwa aksara                          tidak hanya tersebar di dunia Melayu-  masyarakatnya, baik untuk menuangkan
            Lebih dari itu, sebagian sarjana, meski   Jawi muncul sebagai upaya modifikasi                      Nusantara sendiri, melainkan juga di   dan mentransmisikan gagasan-gagasan,
            terkesan agak berlebihan, bahkan        atas sebuah bentuk aksara lain, yakni                       kalangan komunitas Haramayn tersebut.  maupun sekedar untuk menuliskan hal-
            menganggap bahwa melalui aksara         aksara Arab. Kendati hal ini tentu tak                                                             hal ”sepele”.
            Jawi lah sejarah dan tradisi sastra tulis   terbantahkan, akan tetapi penting juga                  Memang, dalam perkembangannya
            Melayu dimulai.                         kiranya untuk mempertimbangkan                              kemudian, pengaruh aksara Jawi dalam
                                                    adanya pengaruh aksara Persia dalam                         tradisi tulis di kalangan masyarakat   Aksara Jawi: Domestikasi
            Pengaruh besar aksara Jawi yang         proses terbentuknya aksara Jawi tersebut                    Melayu-Indonesia mengalami masa        Aksara Arab dan Penerjemahan
            sedemikian ini terbentuk karena,        mengingat sejumlah kemiripan dalam                          surut yang luar biasa. Kolonialisme
            seiring dengan proses Islamisasi,       bentuk dan karakternya. Apalagi, sejarah                    Belanda dan Inggris tak pelak turut    Islam
            aksara Jawi menjadi alat komunikasi     sosial intelektual Islam di Nusantara                       mempengaruhi surutnya pemakaian        Berdasarkan paparan di atas,
            tertulis bagi masyarakat Melayu-        memang mencatat adanya pengaruh                             aksara Jawi ini. Jika pada abad ke-14   perbincangan tentang sejarah penulisan
            Nusantara sejak tidak kurang dari       Persia yang cukup kuat, khususnya pada                      terjadi pergantian dari sejumlah sistem   dan penerjemahan manuskrip



         560    Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik                                                                                           Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   561
   567   568   569   570   571   572   573   574   575   576   577