Page 573 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 573

bawaan tersebut dalam naskah-naskah   abad ke-14, menggantikan beberapa   masa-masa awal. Sayangnya, pengaruh   tulisan, seperti Pallawa, atau pasca-
 kuno, baik yang ditulis dengan aksara   bentuk tulisan yang berkembang   Parsi dalam aksara Jawi ini belum   Pallawa menjadi aksara Jawi, maka
 turunan India maupun yang ditulis   sebelumnya (Madmarn 1999, 40). Tidak   banyak menjadi fokus penelitian para   mulai sekitar akhir abad ke-19, terjadi
 dengan aksara turunan Arab.  heran kemudian jika, sebagai salah satu   peneliti.  hal sebaliknya, yakni pergantian sistem
 bentuk information storage, aksara Jawi            aksara Jawi menjadi tulisan Latin. Tentu
 Aksara Jawi jelas hadir atas pengaruh   menyimpan banyak informasi masa lalu   Terlepas dari asal-usul persisnya aksara   saja, dua fenomena pergantian sistem
 Islam dan Arab. Ia telah memainkan   tentang adat-istiadat, sastra, budaya, dan   Jawi tersebut, dalam konteks tradisi   tulisan tersebut tidak terjadi secara
 peranan penting dalam menumbuh-  agama.  intelektual Islam, aksara Jawi diakui   ekstrim, melainkan secara bertahap.
 kembangkan tradisi keberaksaraan   telah membawa masyarakat Muslim di   Pun tidak semua wilayah di Melayu-
 (literacy tradition) di kalangan masyarakat   Melalui aksara Jawi ini pula, “orang   dunia Melayu, yang semula berada di   Nusantara mengalami kadar pergantian
 Melayu-Nusantara. Yang dimaksud   Melayu” secara politis menjadi   pinggiran (pheriperal) menjadi bagian   yang sama. Di Malaysia misalnya,
 dengan Melayu-Nusantara di sini juga   terhubungkan dengan sebuah komunitas   dari mainstream Dunia Islam. Hal ini,   hingga kini pengaruh aksara Jawi masih
 tidak terbatas pada wilayah di mana   yang lebih besar, yakni komunitas   antara lain, terlihat dari terciptanya   terasa dalam tradisi keberaksaraannya.
 masyarakatnya berbahasa Melayu, tapi   masyarakat Muslim yang memiliki   saling-silang hubungan antara sejumlah   Negara Brunei Darussalam bahkan
 juga berbahasa lain, seperti Sulawesi,   tradisi keberaksaraan (literate), dan sejajar   ulama Melayu-Nusantara dan ulama-  memasukkan keharusan menggunakan
 Kalimantan, dan bahkan Thailand   dengan komunitas bangsa-bangsa yang   ulama besar di pusat keilmuan Islam,   aksara Jawi ini di dalam undang-
 Selatan dan Filipina Selatan, yang tradisi   telah terlebih dahulu menggunakan   khususnya Makkah dan Madinah (Azra   undangnya. Di Indonesia sendiri, meski
 aksaranya menggunakan aksara Jawi.   tulisan Arab tersebut untuk menuliskan   1994 khususnya bab 3 dan 4). Kitab-  hanya terjadi di beberapa wilayah,
 Aksara Jawi, tidak jarang dianggap   bahasa-bahasa mereka, seperti Parsi,   kitab keagamaan dalam aksara Jawi,   seperti Sumatra Barat dan Aceh
 sebagai akses pertama sejumlah   Urdu, Turki, dan Asia Tengah.  karangan para “ulama Jawi”, atau yang   misalnya, aksara Jawi hingga kini masih
 masyarakat bahasa di kawasan ini   biasa disebut sebagai Jama’at al-Jawiyin,   dipergunakan oleh sebagian kalangan
 terhadap tradisi keberaksaraan tersebut.   Sering diasumsikan bahwa aksara   tidak hanya tersebar di dunia Melayu-  masyarakatnya, baik untuk menuangkan
 Lebih dari itu, sebagian sarjana, meski   Jawi muncul sebagai upaya modifikasi   Nusantara sendiri, melainkan juga di   dan mentransmisikan gagasan-gagasan,
 terkesan agak berlebihan, bahkan   atas sebuah bentuk aksara lain, yakni   kalangan komunitas Haramayn tersebut.  maupun sekedar untuk menuliskan hal-
 menganggap bahwa melalui aksara   aksara Arab. Kendati hal ini tentu tak   hal ”sepele”.
 Jawi lah sejarah dan tradisi sastra tulis   terbantahkan, akan tetapi penting juga   Memang, dalam perkembangannya
 Melayu dimulai.  kiranya untuk mempertimbangkan   kemudian, pengaruh aksara Jawi dalam
 adanya pengaruh aksara Persia dalam   tradisi tulis di kalangan masyarakat   Aksara Jawi: Domestikasi
 Pengaruh besar aksara Jawi yang   proses terbentuknya aksara Jawi tersebut   Melayu-Indonesia mengalami masa   Aksara Arab dan Penerjemahan
 sedemikian ini terbentuk karena,   mengingat sejumlah kemiripan dalam   surut yang luar biasa. Kolonialisme
 seiring dengan proses Islamisasi,   bentuk dan karakternya. Apalagi, sejarah   Belanda dan Inggris tak pelak turut   Islam
 aksara Jawi menjadi alat komunikasi   sosial intelektual Islam di Nusantara   mempengaruhi surutnya pemakaian   Berdasarkan paparan di atas,
 tertulis bagi masyarakat Melayu-  memang mencatat adanya pengaruh   aksara Jawi ini. Jika pada abad ke-14   perbincangan tentang sejarah penulisan
 Nusantara sejak tidak kurang dari   Persia yang cukup kuat, khususnya pada   terjadi pergantian dari sejumlah sistem   dan penerjemahan manuskrip



 560  Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   561
   568   569   570   571   572   573   574   575   576   577   578