Page 570 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 570
Mengetahui tradisi penyalinan ini sangat Keadaan inilah tampaknya yang di wilayah di Nusantara. Berawal dari digunakan untuk menulis teks-teks
penting dalam konteks manuskrip. turut mendorong lahirnya suatu cara dakwah sebuah agama, penerimaaan berbahasa Jawa, baik Jawa kuno maupun
Mengapa? Karena tidak seperti halnya pendekatan yang merupakan bagian masyarakat Nusantara tidak terbatas Jawa baru. Pengaruh aksara Arab sangat
sekarang, pada masa lampau, upaya penting dari studi sastra lama, yaitu pada ajaran agamanya, tetapi juga dominan, meski mengalami penyesuaian
untuk menggandakan atau memiliki kritik teks/kritik naskah (Ikram and terhadap segi-segi unsur budaya dengan penambahan konsonan tertentu
sebuah naskah penting, baru dapat Pudjiastuti 1997, 33). bawaannya (Ikram and Pudjiastuti 1997, yang tidak ada dalam bahasa Arab.
dilakukan dengan jalan menyalin 137). Unsur budaya bawaaan agama Modifikasi ini melahirkan aksara Jawi,
ulang naskah dimaksud. Hal ini Selain itu, tradisi penyalinan juga yang masuk seiring dengan dakwah yang digunakan untuk menulis teks-
diakibatkan oleh masih terbatasnya sangat penting diketahui karena agama itu pada akhirnya mendapat teks berbahasa Melayu, Aceh, Minang,
sarana dan teknologi cetak saat itu. terkait dengan pengetahuan tentang sambutan tersendiri dari penduduk Wolio, dan lainnya; juga aksara Pegon
sejarah perkembangan agama-agama
Tentu saja, transmisi naskah dengan di Indonesia, khususnya dalam konteks Nusantara sehingga melahirkan yang digunakan untuk menulis teks-teks
jalan seperti itu memunculkan berbagai produk budaya yang menjadi milik berbahasa Jawa dan Sunda, atau aksara
resiko yang sifatnya sangat manusiawi, ini agama Islam, yang sama sekali tidak masyarakat Nusantara. Aksara India Serang untuk menulis teks berbahasa
dapat dipisahkan dari tradisi tulis teks.
seperti timbulnya berbagai perbedaan, merupakan satu contoh unsur budaya Bugis-Makassar. Kemunculan berbagai
perubahan bahkan penyimpangan yang mendapat sambutan secara kreatif aksara turunan tersebut menunjukkan
bacaan dari naskah aslinya, baik Agama dan Tradisi Tulis dari masyarakat Nusantara sehingga adanya upaya adaptasi masyarakat
perubahan tersebut disengaja atau tidak. melahirkan beberapa aksara turunan Nusantara atas berbagai unsur budaya
Biasanya, bentuk penyimpangan bacaan Agama sangat erat kaitannya dengan India. Hal yang sama juga terjadi ketika dari luar, tanpa tercerabut dari akar
tradisi tulis, karena dalam agama ada
yang diakibatkan oleh faktor kesengajaan ajaran-ajaran yang tertulis dalam kitab agama Islam masuk ke Nusantara. kebudayaanya sendiri.
dari penyalin itu berupa penambahan, Seiring luasnya penerimaan masyarakat Munculnya berbagai aksara turunan
pengurangan dan perubahan kata atau suci. Itulah yang terjadi di Nusantara. Nusantara terhadap agama Islam, unsur tersebut di atas sebagai dampak
Islamisasi yang terjadi sejak abad ke-
kalimat, sedangkan yang diakibatkan 13 khususnya, sangat mempengaruhi budaya yang dibawa oleh agama Islam budaya dari penetrasi sebuah agama
oleh faktor ketidaksengajaan dari lahirnya tradisi tulis baru di Nusantara. pun juga diterima; dalam hal ini adalah, itu menunjukkan kontribusi penting
penyalin berupa penyimpangan dalam Jika sebelumnya ada tradisi tulis antara lain, aksara Arab. yang diberikan oleh agama dalam
bentuk ablebsi (kesalahan bacaan atas Sanskerta atas pengaruh agama Hindu, Sebagai unsur budaya yang terbawa perkembangan tradisi tulis di Nusantara.
huruf atau kata yang hampir sama tradisi tulis kali ini menggunakan aksara seiring dengan masuknya agama- Bukti nyata dari kontribusi tersebut
bentuknya), ditografi (pengulangan Arab, atas pengaruh agama Islam. agama di Nusantara, aksara India adalah banyaknya naskah yang ditulis
penulisan beberapa kata atau kalimat), dan Arab telah memainkan peran dengan aksara turunan India dan Arab
haplografi (hilangnya satu kata atau lebih Penetrasi agama ke berbagai kawasan penting dalam sejarah perkembangan di berbagai daerah yang menjadi tempat
karena ada kata atau rangkaian huruf di Nusantara dalam rentang waktu tradisi tulis di Nusantara, seperti yang penyebaran agama-agama. Selain itu,
yang sama terulang dua kali berturut- yang panjang tidak hanya menyebarkan terdokumentasikan dalam naskah- penetrasi agama juga membawa dampak
turut), dan lakuna (terlampauinya segi-segi doktrinal agamanya, tetapi juga naskah kuno. Kemunculan aksara pada kuatnya nafas keagamaan dari
beberapa kata atau kalimat). ikut mendorong munculnya tradisi tulis Jawa yang berakar pada aksara India agama yang membawa unsur budaya
558 Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik 559

